Sukabumi.suara.com – Ferdy Sambo jadi sosok yang banyak dibicarakan dalam beberapa bulan terakhir. Di balik aksi kejinya membunuh Brigadir J, di jagat maya banyak yang ‘menggali’ latar belakang dan masa lalu Eks Kadiv Propam Polri tersebut, sebelum menduduki posisi tinggi di Polri.
Salah satu cerita masa lalu Ferdy Sambo tak disangka terungkap melalui Ahmad Sahroni. Anggota Komisi III DPR RI tersebut mengaku jika ia sudah mengenal Ferdy sejak tahun 2006, dan berteman dengannya cukup lama.
Lebih detail, Ahmad Sahroni membagikan cerita detailnya saat membahas kasus yang menjerat Ferdy Sambo, di kanal YouTube Deddy Corbuzier.
Ia mengungkap, jika dulunya Ferdy Sambo adalah orang yang pendiam dan mereka kerap menghabiskan waktu dengan menikmati kopi di café.
"Kenal. Dari zaman kompol (Komisaris Polisi) zaman bel**n lah. Kalau Kompol diam saja lihat orang-orang petinggi, diam," ujar Sahroni, kepada Deddy Corbuzier.
Seiring berjalannya waktu, keduanya kemudian disibukkan dengan kegiatan masing-masing. Komunikasi intens bahkan disebut hilang baik antara Ahmad Sahroni dan Ferdy Sambo.
Namun setelahnya, Sahroni merasa jika Ferdy Sambo kemudian berubah menjadi sosok yang arogan. Terutama setelah sosok tersebut naik pangkat menjadi Jenderal Bintang Satu.
Lebih lanjut, ia juga mengungkap jika Ferdy Sambo jadi lupa diri semenjak memegang kekuasaan dan jabatan tinggi di instansi yang membesarkan namanya.
"Berubah total setelah Bintang Satu. Engga begini arogan (Sambo), " jelas Ahmad Sahroni.
Baca Juga: Bharada E Kaget Kesaksian Tersangka Lain Berbeda, LPSK: Sedikit Tertekan
Lebih lanjut saat bicara mengenai hubungan pertemanannya, Sahroni mengaku harus konsisten menyikapi perkara Ferdy Sambo dengan profesional.
"Kita harus pisahkan pertemanan dan orang yang berperkara, agar tidak terjadi asas kepentingan," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
5 Pilihan Tablet RAM 16 GB Memori 512 GB Paling Murah untuk Kerja
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Jadwal Imsakiyah Bukittinggi Hari Ini, Rabu 25 Februari
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Rabu, 25 Februari 2026: Lengkap Waktu Sahur hingga Magrib
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 25 Februari 2026, Catat Waktu Subuh hingga Magrib Hari Ini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang