Sukabumi.suara.com - Kanker payudara menjadi salah satu penyakit yang menghantui perempuan. Pola hidup yang tidak sehat dan garis keturunan dapat menyebabkan jenis kanker satu ini muncul.
Untuk mengantisipasi adanya kanker payudara, kita harus mengetahui perubahan yang terjadi sebagai indikasi penyakit ini.
Dikutip dari Mirror UK, perubahan yang terjadi pada payudara bisa menandakan adanya kanker payudara, tetapi sering kali tidak terasa. Butuh konsultasi dengan dokter untuk gelaja lebih lanjut.
Sebuah survei di Inggris dengan koresponden yang setengahnya berusia di atas 70 tahun mengalami satu gejala, selain adanya benjolan pada payudara.
Benjolan pada payudara merupakan gejala yang sering ditemukan pada penderita kanker payudara. Tetapi tidak hanya benjolan, ada gejala lainnya yang harus diwaspadai yaitu:
1. Inversi pada puting payudara,
2. Keluarnya cairan pada puting payudara, dan bukan merupakan ASI,
3. Penebalan kulit yang terjadi di puting.
Pakar kesehatan berharap agar perempuan-perempuan mengenali perubahan yang terjadi pada diri mereka.
Baca Juga: Al Ghazali Putuskan Akhiri Hubungan dengan Alyssa Daguise Usai Sholat Istikharah
Untuk mengurangi risiko kanker payudara, ada beberapa faktor gaya hidup yang dapat mempengaruhinya. Salah satunya adalah dengan tidak mengonsumsi alkohol, menjaga berat badan agar tetap sehat, menyusui dan mengontrol hormon pasca menopause.
Para perempuan juga perlu mewaspadai faktor-faktor pemicu risiko kanker payudara seperti:
1. Wanita memiliki risiko terkena kanker payudara yang lebih tinggi dibanding dengan pria,
2. Umumnya terjadi pada usia 50 tahun keatas,
3. Tidak pernah hamil sebelumnya,
4. Mengalami menopause setelah usia 55 tahun,
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting