Sukabumi.suara.com - Razia rambut sudah tidak asing lagi untuk kalangan anak sekolah menengah pertama ataupun menegah akhir bagi para siswa yang memiliki rambut panjang.
Hal itulah yang terjadi di SMK Negeri 2 Singkawang yang baru-baru ini dengan memperlihatkan video razia rambut itu lewat akun TikTok resmi sekolah, Selasa (6/9/2022).
Yang di unggah oleh akun TikTok dengan username @smkn2singkawang, video tersebut memperlihatkan sejumlah siswa yang sedang menunggu antrean untuk melakukan razia rambut.
Tetapi, SMK 2 Singkawang melakukan razia rambut dengan ara yang berbeda dengan sekolah umumya.
Razia tersebut bukanya di lakukan di sekolah, para siswa malah di bawa pada salah satu salon yang berada di skolahan tersebut guna merapikan rambut para siswa yang terkena razia agar terlihat rapi.
Tidak ada rasa takut, siswa yang terkena razia rambut itu malah terlihat ceria dan senang karena mendapati perlakuan baik dari pihak sekolah.
Berdasarkan informasi yang diberikan akun TikTok tersebut, para siswa yang terkena razia rambut itu di potong oleh siswa perempuan yang masuk pada jurusan kecantikan di SMK N2 Singkawang.
Tujuan hal itu dilakukan ialah untuk merapikan rambut para siswa yang terkena razia sekaligus melatih skil siswa pada jurusan kecantikan.
"Itu Salon Milik Sekolah, disekolah ada Jurusan Kecantikan, yang gunting anak-anak Kecantikan, sekalian Melatih Skill Mereka," tulis pihak sekolah.
Baca Juga: Demo Kenaikan BBM vs Ulang Tahun Puan Maharani
Kejadian itu viral setelah di unggah pada akun TikTok dan berbagai macam komentar dan pujian dari warganet.
"Respect! Memberdayakan murid-muridnya dengan baik!" kata warganet.
"Memperlakukan muridnya dengan baik, keren dah," tulis warganet.
"Kalo sekolah gua dulu ada kayak gini, auto sengaja gak gunting rambut terus. Kalo kena razia juga gapapa lumayan gunting gratis, bukan digunting acak-acakan," ujar warganet.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
New Wisata Wendit: Ikon Legendaris Malang yang Cocok Jadi Destinasi Liburan Keluarga
-
70 Orang Tewas, Jalanan Meksiko Jadi Arena Pembantaian, FIFA Cuma Bilang Begini
-
Terdampak Krisis Iklim: Bagaimana Panas Ekstrem Membuat Harga Kopi Makin Melejit?
-
Waktu Buka Puasa Palembang 25 Februari 2026 Hari Ini, Catat Jam Magrib & Isya Ramadan
-
Jadwal Menu Buka Puasa Gratis di Masjid Syuhada Jogja Ramadan 2026
-
Berbagi Bahagia Bersama BRI: 700 Paket Sembako Dibagikan di Semarang
-
Harga Oppo Enco Air 5 Pro Dibanderol Miring, Tawarkan Baterai Awet dan Fitur Premium
-
iQOO Z11x Muncul di Geekbench dengan Dimensity 7400, Bakal Tersedia di Indonesia
-
Martin Manurung Minta Kebijakan Tegas untuk Wilayah Paling Parah Terdampak Bencana
-
Mimpi Piala Dunia 2030, Ini 11 Pemain Keturunan Baru yang Bisa Perkuat Timnas Indonesia