Sukabumi.suara.com - Pada Selasa (20/9/2022) kemarin, Presiden Joko Widodo bersama dengan Gubernur Jawa Barat yaitu Ridwan Kamil, Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan Tol Cibitung-Cilincing.
Presiden dengan simbolis menandatangani prasasti peresmian, menempelkan kartu elektronik dan melepas truk pengiriman barang sebagai salah satu rangkaian acara untuk meresmikan tol ini.
Adapun jarak tol tersebut yaitu sekitar 34.38 kilometer dengan pembagian 4 seksi yaitu Cibitung-Telaga Asih (2,6 km), Telaga Asih-Gabus (10,15 km), Gabus-Tarumjaya (14,35 km), dan Tarumjaya-Cilincing (7,28 km).
Dengan dibukannya ruas tol Cibitung-Cilincing diharapkan akan mempercepat dan mempermudah pengiriman barang dari kawasan industri Bekasi dan Karawang menuju pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Truk pengirim barang tidak perlu lagi untuk lewat ruas tol Jakarta untuk mengirim barang dikarenakan Tol Cibitung-Cilincing akan terhubung dengan Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 yang rencananya akan rampung pada akhir tahun 2023.
"Tol ini nantinya bisa mempercepat mobilitas pengiriman barang terutama dari kawasan industri di Bekasi dan Karawang, sehingga sangat cepat menuju pelabuhan," ucap Presiden Joko Widodo.
Ruas Tol Cibitung-Cilincing ini akan dikelola oleh PT Pelindo, setelah sebelumnya dikelola oleh PT Waskita. Diharapkan dengan dibukanya tol ini akan membantu mempercepat dan mempermudah pengiriman barang ke pelabuhan, dan mempercepat laju ekspor dan impor barang.
Sumber: suara.com
Baca Juga: Seorang Kepala Desa Ditangkap saat Asyik Main Judi Online
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik