Sukabumi.suara.com - Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua memang telah berakhir. Namun kabar mengenai atlet yang memakai doping sudah terbukti.
Tak tanggung-tanggung ternyata ada lima atlet yang positif menggunakan doping. Kelima atlet tersebut sebelumnya ditest terlebih dahulu. Total ada 718 atlet dari 7038 atlet yang mengikuti PON Papua.
Dari 718 atlet yang ditest ada lima atlet yag ternyata positif doping. Kelima atlet tersebut adalah Kariyono dari Jawa Timur, Abdul Manan dari Bangka Belitung, Andri Yanto dari Aceh, dan Putu Martika dari Bengkulu yang merupakan atlet binaraga. Sementara satu atlet lainnya merupakan atlet angkat besi atas nama Carel Yulis dari Jawa Barat.
"IADO memutuskan untuk meminta panitia PON Papua 2021 untuk melakukan pencabutan Medali, nilai dan rekor kepada tiga atlet dari cabang olahraga binaraga," Ujar Gatot S Dewa Broto.
Kelima atlet tersebut terbukti telah melanggar kode etik dalam olahraga. Serta melanggar aturan dopping dari World Dopping Code.
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Merasa Dizalimi, Kerry Cs Laporkan 4 Hakim Perkara Pertamina ke KY dan Bawas MA
-
Maut di Sepertiga Malam: Nenek 92 Tahun Asal Jerman Tewas Terjebak Kebakaran di Pesisir Barat
-
Cinta Orang Tua yang Tak Adil, Luka yang Tak Terucap di Buku Katanya Kembar
-
Babak Baru Kasus Nizam: Ibu Tiri Layangkan Praperadilan, Gugat Status Tersangka di PN Cibadak
-
Novel Lakuna: Kisah Cinta yang Tersesat di Jejak Sumpah Leluhur
-
CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar
-
Viral Kabar Mata Bengkak Dipukul Okin, Rachel Vennya: Aman, Aku Jago Wushu
-
Aktivis Pro Palestina Desak Malaysia Batasi Ekspor Rare Earth ke AS, Berpotensi Jadi Mesin Perang
-
Paspoortgate Memanas! Naturalisasi Pemain Keturunan Disorot, Jurnalis Belanda Sebut Bodoh
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Kenapa Harga Plastik di Pasar Ikut Mahal?