Sukabumi.suara.com - Aksi kriminal penyerangan rumah mantan anggota DPD RI Litha Brent oleh sejumlah orang yang tidak dikenal, penyerangan tersebuh hingga merusak fasilitas rumah miliknya.
Video yang diunggah oleh akun @kabarnegri_news di media sosial Instagram Minggu (16/10/2022), penyerangan rumah mantan anggota DPD RI tersebut dilakukan oleh 20 orang.
Kejadian tersebut berada di jalan Gunung Merapi, Ujung Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (15/10/2022) sekitar pukul 15.55 WITA.
Terlihat sejumlah orang menyerang rumah Litha Brent mantan anggota DPD RI dari luar menggunakan berbagai senjata tajam, anak panah, salah satu orang terlihat melemparkan batu kearah pintu rumah yang bermaterial kaca.
Hingga kaca yang dilempari batu tersebut pecah berantakan, mereka juga merusak sebuah sepeda motor yang ada di depan rumah milik Litha Brent dan para pelaku langsung kabur begitu saja.
Tampak juga terdapat seseorang yang menjaga pintu masuk guna mencegah masuknya para tersangka yang menyerang tersebut, tetapi kondisi terlihat mencekam sampai membuat panik seluruh orang yang ada didalam rumah.
Mereka berlarian hingga keatas rumah, aksi tersebut sangat membahayakan orang - orang yang ada di sekitar kejadian, karena mereka menyerang secara agresive hingga terlihat merusak fasilitas.
Sampai artikel ini ditulis belum diketahui pemicu utama dari aksi penyerangan rumah mantan anggota DPD RI Litha Brent tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar
-
Event Offroad Legendaris Camel Trophy Hadir Kembali di Kalimantan Tribute
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
Bobby Nasution Mediasi Masalah Lahan SMAN 5 Pematangsiantar
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Skandal Baru First Travel, Oknum Jaksa Diduga Nekat Jual Aset Rumah Barang Bukti Jemaah
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Picu Kontroversi, Alasan di Balik Unggahan Foto Donald Trump Bergaya Mirip Yesus