Sukabumi.suara.com - Pekerjaan dalam pembangunan Jalur Lingkar Utara Sukabumi telah berada di tahapan baru. Rencananya jalan sepanjang 28 kilometer yang dimulai dari Kecamatan Kadudampit sampai dengan Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi pada saat ini sudah berada di tahap cut and fill atau gali uruk.
Proses gali uruk sudah dilakukan sejak beberapa hari kebelakang yang berada di wilayah Cinumpang, Kecamatan Kadudampit. Dari hasil pantauan sukabumiupdate.com-jaringan suara.com bahwa pada Minggu (16/10/2022) terdapat kendaraan berat yang sudah melakukan penggalian tanah.
Diketahui bahwa galian tanah tersebut akan diangkut ke lapangan sepak bola Cijagung yang berada di depan kantor Kecamatan Kadudampit.
Selain itu di lokasi pengerjaan terdapat papan informasi mengenai proyek. Yang mana pembangunan jalan Lingkar Utara Sukabumi yaitu Kadudampit-Sukalarang dilakukan oleh CV Rimba Jaya Abadi sebagai pihak ketiga. Dengan estimasi waktu pengerjaan 150 hari.
Berdasarkan keterangan anggaran dari proses gali uruk atau cut and fill yaitu sebesar Rp 4.597.915.051 yang didasarkan dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun 2022 lewat Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.
Pengerjaan gali uruk sendiri mulai setelah Jembatan Cinumpang rampung. Jembatan Cinumpang sendiri memiliki ciri khas sendiri karena memiliki keliar merah yang memiliki bentangan sepanjang 90 meter dengan lebar 9 meter ini dibangun setinggi kurang lebih 90 meter di atas sungai dan menjadi penghubung Kecamatan Kadudampit dan Kecamatan Sukabumi.
Jalur Lingkar Utara dengan panjang 28 kilometer sudah direncanakan sejak 2021 lalu. Jalu ini akan menghubungkan 4 kecamatan yaitu Kadudampit, Sukabumi, Sukaraja, dan Sukalarang.
Adapun jalur ini dibuat untuk memecah atau membagi kendaraan yang berada di wilayah utara Kabupaten Sukabumi. Jalur ini juga digunakan untuk mendukung potensi wisata alam yang berada diempat kecamatan tersebut.
Asep Jafar selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sukabumi pada Mei 2022 mengatakan jika pembangunan jalan dan jembatan Lingkar Utara Sukabumi diperkirakan menelan anggaran hingga Rp 25 miliar yang bersumber dari APBD.
Baca Juga: Salah Satu Warga Menemukan Mayat Bocah Tanpa Identitas Disungai Ciliwung
Sumber: sukabumiupdate.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Jam Pelarian Menantu Sadis: Drama Penangkapan Pembunuh Mertua di Mojokerto
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Liburan Tak Biasa di Jakarta: Sensasi Makan di Atas Katamaran Sambil Menyusuri Sungai Tahang
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Menelusuri Lorong Gelap Larung: Dari Hasrat hingga Sejarah yang Berdarah
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda