Masih dalam perhelatan Ulang Tahun Walhi yang ke 42, SMAN 1 Cigombong selain hadir sebagai peserta Akademi Ekologi. SMANCIGO sebutan untuk SMAN 1 Cigombong menampilkan Tari Kreasi yang berjudul “Tari Leuweung Kolot” ditarikan Dzaki Arrafi. Sebuah tarian yang diinspirasi dari kondisi lingkungan terutama hutan. Leuweung berasal dari bahasa Sunda yang berarti hutan, sedangkan kolot artinya tua. Penampilan Tarian tersebut sangat relevan dengan acara ulang Tahun Walhi yang juga dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya.
Menurut Syamsinar, guru yang mendampingi. Tari Leuweung kolot (Hutan Tua) Menggambarkan tentang kepedulian dan kesadaran manusia dalam menjaga hutan sebagai paru-paru dunia agar keberlangsungan kehidupan makhluk hidup berlangsung dengan baik.
Leuweung Kolot adalah kearifan lokal. Kearifan lokal adalah semua bentuk keyakinan, pemahaman, atau wawasan serta adat kebiasaan atau etika yang menuntun perilaku manusia dalam kehidupan di dalam komunitas ekologis (Keraf, 2002). Kearifan lokal muncul dalam tuturan dan tindakan. Salah satu bentuk tindakan adalah bentuk seni, salah satunya adalah Tari.
Kearifan lokal Sunda menekankan bahwa Konsep Leuweung Kolot yang mirip dengan konsep hutan lindung sebagai kawasan yang sama sekali tidak boleh dimasuki. Selain itu ada konsep Leuweung Larangan yang mirip dengan hutan penyangga yaitu hutan yang dilarang dirambah atau dibuka tetapi masih boleh dimasuki dengan seizin para ketua adat.
Di Kanekes, Leuweung Larangan digunakan sebagai lokasi pemahaman para pu’un atau ketua adat sehingga menambah kewibawaan hutan.
SMANCIGO berdekatan dengan Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol yang berbatasan dengan Proyek MNC Land yang sedang membangun pusat rekreasi. Sudahlah tentu perubahan pada kawasan tersebut mendapatkan respon dari warganya. Hutan Bodogol semakin tergerus oleh perubahan. Termasuk adanya aktivitas wisata, kemah, offroad dan lainnya. Respon inilah yang kemudian muncul dalam bentuk garapan koreografi Tari yang pernah diikutsertakan dalam FLS2N tingkat Provinsi.
Berita Terkait
-
Tarian Riksa Cisadane Tampil di hadapan Menteri KLH pada acara Ulang Tahun Walhi ke 42
-
Saung Pelestarian Penca Pusaka Cimande (SP3C), Benteng Pelestarian Silat Tradisi dan Inkubator Aktivis Pelestarian Alam di Kaki Gunung Pangrango
-
Menteri KLHK Menerima Seeng dari Saung Pelestarian Penca Pusaka Cimande (SP3C) pada Ulang Tahun Walhi ke 42
-
Siswa SMA SMK di Kabupaten Bogor melakukan Audit Merk sampah Plastik di Sungai Cisadane
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Purbaya Siap Kasih Insentif Pajak ke Pasar Modal, Tapi Ada Syaratnya
-
Na Daehoon Marah Besar dan Ancam Bongkar Aib Jule dan Safrie: Anakku Bukan Bahan Lelucon!
-
Prabowo Resmikan 21 RSUD Mei 2026! Target Pangkas Rujukan dan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja
-
Polisi Bidik Tersangka! Masinis - Sopir Taksi Online Akan Diperiksa Terkait Tabrakan Maut Bekasi
-
5 Parfum yang Cocok Buat Nonton Konser, Wanginya Tahan Lama dan Bikin Percaya Diri
-
Cuma Rp50 Jutaan! 5 Mobil Bekas Irit dan Bandel, Pas Buat Keluarga Baru
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Motif Masih Gelap: Teka-teki Mayat di Kebun Jagung Jombang Akhirnya Terungkap
-
Menteri Pariwisata Dorong Perpanjangan Runway Bandara di Mentawai
-
Nestapa Pasutri di Cilegon, 3 Hari Tidur di Emperan Toko Usai Diusir dari Kontrakan