Ada yang menarik dalam perayaan HUT Walhi ke - 42 yang digelar pada hari Sabtu 15 oktober 2022 di Rumah Ekologi Walhi Desa pancawati Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor Jawa barat. Selain dihadiri oleh Menteri KLH, ibu Siti Nurbaya bakar dan disaksikan secara langsung oleh 28 kantor perwakilan Walhi ditiap provinsi, gelar HUT Walhi ini juga diisi dengan penampilan seni, salah satunya adalah penampilan seni tari dari siswa SMAN 1 Cijeruk. Tarian tunggal ini diberi judul riksa Cisadane. Tarian yang berkisah tentang sungai Cisadane.
Riksa berarti menjaga dan memelihara, Cisadane berarti sungai yang melintas dari Wilayah Kabupaten Bogor, Melewati Kota Bogor sampai dengan bermuara di Tangerang Provinsi Banten. Sebuah sungai yang mengular dari Gunung Pangrango dan Salak sepanjang 126 KM menjadi pusat-pusat pertumbuhan peradaban .
Riksa Cisadane menggambarkan upaya seorang perempuan yang memiliki tekad, keinginan dan tindakan untuk menjaga dan memelihara kebersihan serta kelestarian lingkungan alam yang ada di sepanjang aliran sungai cisadane. Perempuan adalah Ibu dari peradaban. Ungkapan gerak tari yang bersumber dari berbagai genre tari yang ada di Jawa Barat dengan instrumen musik kreasi tradisi Jawa Barat.
Agus Heryana dari Balai Pelestarian Sejarah Dan Nilai Tradisional Bandung menyatakan, Perempuan dalam dunia mitologi Sunda berada pada kedudukan yang terhormat. Kedudukan, harkat, dan martabatnya tidak berada di bawah kekuasaan laki-laki, bahkan dalam hal-hal tertentu menduduki tempat strategis dalam kerangka melahirkan seorang manusia yang berkualitas
Sungguh beruntung tari ini tidak hanya sudah diikutsertakan dalam FLS2N Tingkat Provinsi tapi digelarkan juga dalam Ulang tahun Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) yang dihadiri oleh Menteri KLH Prof. Dr. Siti Nurbaya. Tarian tentang perempuan ditampilkan di hadapan tokoh perempuan tentunya sangat menarik.
Koreografer dan sekaligus penari dilakukan oleh Wulan Wiharja, Lahir di Depok 26 Oktober 2004. Anak kedua dari 3 bersaudara. Pernah menimbang ilmu di Tk Segar, SDN Rri Cisalak, SMP Segar (1 tahun) dan SMPN 01 Caringin. Saat ini sedang duduk di kelas 12 SMAN 01 CIJERUK. Dan mempunyai hobi menari/dance.
Orang dibelakang Tarian Riksa Cisadane yaitu seorang Guru muda, Delis Damayanty Munggaran, Lahir di Tasikmalaya 23 September 1995. Anak pertama dari 3 bersaudara. Pendidikan terakhir di Universitas Pendidikan Indonesia Jurusan Pendidikan Seni Tari, dan sekarang bekerja sebagai Guru di SMAN 1 Cijeruk Kab Bogor . Pernah menjadi Penari dalam acara Pekan Olahraga Nasional 2016, Pernah menjadi Pengisi acara dalam acara ISOLA MENARI, pernah menjadi Pembaca Sajak Sunda Se Jawa Barat, pernah menjadi Aktor dalam Pementasan Teater BOM. Ia yang membantu merapikan koreografi dan ia juga yang mengaransemen musik pengantar tarian tersebut
Riksa Cisadane adalah sebuah ikhtiar penyelamatan lingkungan dari wilayah seni dan budaya. Hati dan nurani hanya bisa disentuh dengan rasa. Wilayah rasa merupakan wilayah keindahan seni budaya.
Silahkan ditonton
Baca Juga: Tembok Pembatas Jalan Nasional di Tegalbuleud Sukabumi Roboh
Berita Terkait
-
Saung Pelestarian Penca Pusaka Cimande (SP3C), Benteng Pelestarian Silat Tradisi dan Inkubator Aktivis Pelestarian Alam di Kaki Gunung Pangrango
-
Menteri KLHK Menerima Seeng dari Saung Pelestarian Penca Pusaka Cimande (SP3C) pada Ulang Tahun Walhi ke 42
-
Gerakan Peduli Literasi Kecamatan Cijeruk Terima Sumbangan Buku dari Forum Cisadane Resik
-
Siswa SMA SMK di Kabupaten Bogor melakukan Audit Merk sampah Plastik di Sungai Cisadane
-
WALHI Bali Tuding Efek Domino Proyek Rusak Alam dan Tata Kelola Lingkungan yang Buruk
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Cetak 3 Gol Beruntun di Eredivisie, Pemain Keturunan Indonesia Layak Dilirik John Herdman
-
25 Link Contoh Undangan Buka Puasa Bersama, Bisa untuk Alumni hingga Teman Kantor
-
Layanan SIM Satlantas Polrestabes Medan Tutup saat Libur Imlek, Buka Kembali 18 Februari 2026
-
Spesifikasi Honor Pad X8b: Tablet Murah dengan Snapdragon dan Android Terbaru
-
Novel Perjalanan Mustahil Samiam dari Lisboa, Peta Jawa dan Misteri Samiam
-
Menanti Hasil Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Bergerak Tipis
-
Masalah Baru Mobil Listrik Bukan Harga atau Jarak Tempuh? Simak 4 Rekomendasi Terbaik di 2026
-
Momen IShowSpeed Antusias Sambut Ramadan, Ajak Sang Adik Untuk Ikut Puasa
-
Bahaya Banget! Calon Lawan Indonesia di FIFA Series 2026 Tunjuk Pelatih Baru Super Pengalaman
-
Makna Tahun Kuda Api di Perayaan Imlek 2026, Pakar Feng Shui: FOMO, Ambisi, dan Risiko Burnout