Sukabumi.suara.com - Pada Selasa (8/11/2022) diketahui sebuah truk kontainer tersesat di jalan alternatif Palabuhanratu-Bogor. Dikethaui truck kontainer Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi B 9098 BEV menutupi jalan yang ada di Cisarakan, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Sang supir, Amir (43) mengaku jika ia sempat tersesat lantaran mengikuti arahan dari Google Maps. Truk tersebut berangkat dari Bayah, Banten menuju Bogor. Saat di jalan truk bersama dengan supirnya mengikuti jalur yang ditunjukan oleh Google Maps, tanpa diketahui bahwa jalur tersebut merupakan jalur alternatif.
Jalur alternatif tersebut memang dilarang untuk dilewati oleh kendaraan besar, karena jalur yang cukup terjal dan jalannya yang sempit.
"Saya mau ke Bogor, awalnya dari Bayah itu sekitar jam 21.00 WIB, sampai sini sekitar pukul 23.30 WIB. Saya juga enggak tahu mungkin jalan agak gelap jadi saya juga terus saja Enggak tahu medan. Saya mengikuti Google Maps, ketika masuk, terus sinyal hilang," ujar Amir, yang merupakan sopir dari truk kontainer tersebut.
Selain itu Amir juga menjelaskan jika dirinya tidak melihat rambu larangan untuk melintasi jalan tersebut. ia mengatakan jalan sekitar yang gelap menjadi penghambat dirinya untuk melihat sekitar. ia pun hanya bisa mengikuti ruas jalan.
"Sama sekali saya tidak melihat rambu-rambu larangan kendaraan besar masuk sini, jalan sini memang gelap penerangannya agak kurang," jelasnya.
Kronologi dari truk tersebut bisa menutup lalu lintas yaitu saat itu Amir mencoba untuk melintasi tanjakan, namun setelah 200 meter tenaga kendaraannya habis. Sehingga ia memutuskan untuk mundur dan memarkirkan truknya.
"Ini kendaraan sempat nanjak, mundur lagi, coba lagi satu kali lagi nah tetap enggak bisa. Niatnya parkir akhirnya jadinya seperti ini. Mobil ini kosong enggak ada muatan ekpedisi. Tidak ada korban jiwa alhamduliah selamat,“ ucapnya.
IPDA M Yanuar Fajar selaku Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi mengatakan jika supir dalam keadaan mengantuk dan kurang fokus dalam mengendarai kendaraannya, adapun peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.
Berdasarkan dengan informasi terbaru bahwa truk kontainer tersebut sudah dapat di evakuasi dan selesai pada Rabu (9/11) pukul 09.30 WIB. Proses evakuasi truk kontainer tersebut dibantu dengan mobil derek dari Satlantas Polres Sukabumi memakan waktu kurang lebih 45 menit.
"Alhamdulillah berjalan lancar dan sekarang truk berhasil dievakuasi. Jalur sudah normal, tidak ada pengalihan arus kembali," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Ipda M Yanuar Fajar di lokasi, dilansir dari Sukabumiupdate,com-jaringan suara.com.
sumber: Sukabumiupdate.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Berapa Lama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Mendekam di Rutan KPK?
-
Apa Kata KPK soal Klaim Kriminalisasi Febrie Adriansyah? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama
-
Karena Buru-buru Sudah Malam, Alasan Kejagung Tak Pakaikan Rompi Pink ke Febrie Adriansyah
-
Dua Kata Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masuk ke Rutan KPK Tanpa Pakai Rompi Pink
-
Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag
-
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Rutan KPK
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol