Sukabumi.suara.com - Sebagian orang mungkin gemar mengonsumsi es batu dengan menggitnya langsung, apa lagi jika cuaca sedang terik-teriknya mengonsumsi es batu akan membantu mu untuk menghilangkan dahaga.
Tetapi, dibalik seringnya mengonsumsi es batu terdapat beberapa hal yang dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan tubuh. Apa lagi jika pembuatan es batu tidak bersih.
Es batu yang tidak bersih, akan menyebabkan penularan berbagai kuman, virus, dan parasit yang membawa berbagai macam penyakit seperti diare, demam, shigellosis, hepatitis A, dan kolera.
Dilansir dari Alodokter.com terdapat beberapa masalah kesehatan yang dapat mengintai jika terlalu sering mengonsumsi es batu, yaitu:
Terlalu sering mengonsumsi es batu dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada jantung. Adapun hal tersebut dikarenakan meningkatnya risiko anemia. Saat mengalami anemia zat besi yang ada di dalam tubuh akan berkurang, sehingga pasokan oksigen dalam tubuhpun akan berkurang. Jantung akan terus memompa agar pasokan oksigen dalam darah terpenuhi, sehingga hal tersebut dapat sebabkan jantung membengkak dan tingginya risiko gagal jantung.
Terlalu banyak mengonsumsi es batu dapat menghambat pertumbuhan. Hal ini dikarenakan anemia defisiensi besi dapat sebabkan terganggunya tumbuh kembang pada bayi dan anak-anak. Tidak hanya itu, kondisi tersebut juga mengakibatkan anak lebih rentan terkena infeksi yang disebabkan daya tahan tubuhnya yang melemah.
Baca Juga: Rizky Billar Siap Banting Setir Jadi Pengusaha Gegara Dicekal Stasiun TV?
Anemia defisiensi besi pada wanita hamil, akan berisiko tinggi memiliki bayi prematur prematur dan dan bayi yang lahir dengan berat badan rendah. Jika kamu memiliki risiko anemia ada baiknya untuk sering memeriksakan kandungan.
Itulah bahaya yang mengintai jika terlalu sering mengonsumsi es batu, semoga bermanfaat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
BPK Audit Kinerja MK dalam Penanganan PHPU 2024 Meski Raih Opini WTP
-
8 dari 10 Anak Indonesia Kekurangan DHA, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban
-
Tanpa Disadari, Teknologi Ini Diam-Diam Mengubah Cara Kita Menjalani Hari
-
KAMMI Minta Aksi AMPB 27 Agustus Ditahan, Khawatir Ditunggangi hingga Picu Kerusuhan
-
PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa
-
KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset
-
Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga
-
Menkeu Siapkan Rp31 T untuk Pengalihan Status PPPK Paruh Waktu