Sukabumi.suara.com – Via Vallen selama ini dikenal sebagai salah satu penyanyi dongdut populer di Indonesia. Tapi di balik itu, ia ternyata memiliki cerita pahit mengenai kehidupan yang berasal dari keluarga broken home dan harus menjadi tulang punggung.
Baru-baru ini, Via Vallen membagikan ceritanya selama menjalani peran sebagai anak pertama sekaligus tulang punggung dari keluarga broken home.
"Gara-gara aku bikin caption soal Anak Broken Home DMku jadi rameee. Pada kepo gimana aku di keluargaku. Okeee aku bales disini aja yaa," tulis Via mengawali ceritanya.
Via Vallen mengungkap, jika ia menjadi sosok yang diandalkan dalam keluarga dan menanggung semua kebutuhan adik-adiknya.
“Tiap bulan per tgl 1 mereka dapet jatah uang jajan dari aku. Bahkan hadiah dari aku (Mobil,Motor, dll) setiap biaya yg keluar misal service sampe bayar pajak juga aku yg bayar.
Jelas Via Vallen, namun ternyata menurutnya hal tersebut membuat beberapa adiknya terlena dan hanya mengandalkan pemberian uang dari dirinya, sehingga mereka tidak bekerja.
“Barulah aku sadar caraku SALAH, akhirnya aku STOP jatah bulanan dan biaya biaya pribadi mereka termasuk service dan pajak kendaraan dengan tujuan biar mereka mikir dan mau kerja” tulis Via Vallen lagi.
Namun bukannya mendapat respon yang diharapkan Via Vallen mengungkap jika ia justru mengalami hal yang tak diduga.
“Aku di musuhin dong. Bahkan hadiah dari aku (mobil) diem diem DIJUAL tanpa basa basi. Parahnya lagi malah nyalahin aku karena gak punya duit dan bilang yang namanya hadiah kan haknya yang di kasih mau di apain aja” tambahnya.
Baca Juga: Aliando Syarief Ungkap Pernah Alami Pencucian Otak
Setelah itu, Via Vallen mengaku jika beberapa adik dan saudaranya mulai sadar dan mau bekerja atau membuka usaha. Meski sebenernya, masih ada yang manja dan mengandalkan modal darinya, namun tak semuanya berhasil dan ada yang selalu gagal karena tak konsisten.
Di akhir pesannya, Via Vallen pun berharap agar para adik dan saudaranya bisa sadar dan menjadi orang berhasil.
Tak lupa, ia juga memberi pesan kepada orang-orang yang ada di posisi sama dengannya agar tak mengalami hal serupa.
“Buat ANAK PERTAMA, di sini adalah KAMU HARUS TEGAS! Jangan terlalu manjain adek adekmu, ajarin mereka tanggung jawab biar gak terbiasa ketergantungan sama kamu. Karena kalo kamu (anak pertama) udah gak ada, mereka gak rapuh” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
Sesi Sambutan di Acara Resmi, Warisan Feodal yang Dianggap Normal
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Lina Mukherjee Kena Body Shaming Bekas Luka Caesar, Amanda Manopo Kasih Pembelaan Begini
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa
-
Di Tiongkok Guru Setara Dokter, di Indonesia Guru Honorer Dijerat Judi Online: Ada Apa?
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?