/
Sabtu, 24 Juni 2023 | 08:24 WIB
Chris Hemsworth dalam aksi laga di penjara (Dok. Netflix)

Sukabumi.suara.com - Chris Hemsworth, sebagai aktor utama menjalankan tugasnya dengan baik. Film laga yang naskahnya ditulis oleh Joe Russo dengan mudah diarahkan oleh Sutradara yang sama sequel satunya Sam Hargrave

Tyler digambarkan harus terlempar dari atas jembatan ketika sedang menjalankan operasi. Hal ini terlihat dari seragam militer yang dikenakannya. Jatuh dan tenggelam ke dalam aliran sungai. Sampai di sini penonton dihadapkan bahwa tokoh dipastikan mati.

Sebuah film sekuel seperti biasa menggantungkan cerita diakhir dan memberikan clue untuk membangun imajinasi harapan kelanjutan.  Melihat dari latar bantaran sungai kumuh tempatnya ditemukan bisa dipastikan di Asia. Tyler tidak mati. 

Extraction 2 dibintangi oleh beberapa aktor film pertamanya, yaitu Chris Hemsworth, Golshifteh Farahani, dan Adam Bessa. Selain mereka, film ini juga dibintangi Olga Kurylenko, Tinatin Dalakishvili, Tornike Gogrichiani, Idris Elba, dan aktor lainnya.

Cerita

Chris Hemsworth si Pemeran Dewa Thor dalam Film Extraction 2 (sumber: Dok. Netflix)

Semua film laga pasti bercerita tentang heroisme. Jagoan yang cacat setelah menjalani koma seketika bangkit setelah mantan istrinya meminta bantuan agar adik dan keponakannya diselamatkan dari sebuah penjara di Georgia. 

Sejatinya Tyler si pemeran utama harus membayar ketakutannya melihat kematian anaknya yang mengidap kanker dan membiarkan istrinya menghadapinya sendirian. Kehadiran orang agensi yang membawakan kontrak mantan istrinya terlalu dipaksakan untuk membangunkan si cedera kembali menjadi perkasa dengan segera. 

satu-satunya yang membuat jalan cerita ini menarik adalah ABG labil pembawa masalah. Setidaknya tindakan menjaga alur aksi laga selalu berkaitan. Sutradara memiliki alasan untuk scene aksi berikutnya. Emangnya si pemilik HP satelite tidak merasa kehilangan ?

Kalau tidak berhasil membuat greget penonton, artinya Joe Russo sebagai penulis naskah gagal memaksa penonton menancapkan pantatnya di kursi. 

Aksi

Tegang saat helikopter menyerang kereta (sumber: Dok. Netflix)

Sebelum menjalani profesi sebagai sutradara  Sam Hargrave adalah koordinator Stuntman. Rating R pada film ini memang layak. Sam memaksimalkan aksi laga yang terjadi dalam film ini. 

Baca Juga: Pakai Busana Transparan, Model Keturunan Indonesia Nyaris Bugil di Cannes Film Festival

Delapan puluh persen sekuen dalam film ini padat dengan aksi laga. Pemilihan seragam militer dan detail senjata dan peralatan memang patut diacungi jempol. Beberapa musuh tidak mati dengan mudah dan tokoh yang terluka membuat alurnya menjadi hidup. 

Pemeran Thor dengan palu yang epik berubah menjadi hero modern yang fasih menggunakan senapan, pistol, pisau sampai dengan obeng. Bertarung menggunakan tameng yang terbakar di tengah tawuran penghuni penjaga tentunya saja keren secara visual. Setelah sebelumnya terpaksa membunuh iparnya.

Sekali lagi menggoda nalar, kalau memang anak Tyler dan ABG labil pernah bermain bersama. Tyler tentu kenal dengan iparnya yang harus terbunuh dalam pertarungan menggunakan sekop. Setidaknya minimal berikan satu scene mereka berbincang sebelum berhantam.

Cinta

Sutradara dan Pemain Extraction 2 (sumber: Dok. https://facinema.com)

Ada cinta yang diisyaratkan oleh Golshifteh Farahani terhadap mantan suami Olga Kurylenko ini. Olga Kurylenko yang harus menghadapi kematian satu-satunya anak setelah ditinggal Dewa Thor melarikan diri ke Kandahar karena ketakutan ternyata memaklumi hal tersebut.

Setidaknya peran aktris kelahiran Ukraina ini sempurna menjalankan perannya sebagai istri idaman tabah dan pengertian. 

Berbeda dengan Golshifteh Farahani harus menjalani cinta dengan jalan berliku. Sebagai teman sejawat kolega sebagai kontraktor militer bersama Tyler. Mengumpulkan dan menyimpan data kematian anak Tyler, kehilangan adik karena Dewa Thor berusaha heroik terhadap permintaan mantan istri.

Load More