Suara Sumatera - Politikus PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menceritakan perjalanan panjangnya mengabdi di partai berlambang moncong putih itu. Bahkan, anak buah Megawati Soekarnoputri itu menyebut kebanyakan kepala daerah sukses di Indonesia berasal dari kader PDIP.
Djarot bercerita tentang perjalanannya menjadi anggota DPR, Wali Kota, Gubernur hingga bertarung di Pilgub daerah lain.
Menurut mantan Wagub dan Gubernur DKI Jakarta itu, ideologi PDIP sangat kuat dan hal itu mendarah daging pada setiap kader PDIP.
Djarot menyebut PDIP kuat menjalankan kaderisasi sejak awal. “Sebelum mereka ditugaskan misalnya di eksekutif kita ada sekolah partai dididik dulu, sebelum itu kita ada psikotes kita punya data, kita punya big data semua pejabat atau petugas partai kita. Bagaimana loyalitas, intergirtas, kepemimpinan, kapasitsasnya kita punya,” ujar Djarot di kanal Youtube Akbar Faizal Uncensored, dikutip dari Wartaekonomi.co.id - jaringan Suara.com, Rabu (67/12/2022).
Menurut Djarot, hal itu terus dievaluasi oleh PDIP. Dengan begitu, setiap petugas partai yang menjadi kepala daerah bisa terjaga kualitasnya.
“Kemudian kita evaluasi terus menerus. Kalau dia menyimpang dipanggil dikasih tahu. Tapi boleh dicek, bukannya sombong kepala daerah di Indonesia yang berhasil kebanyakan dari PDIP,” jelasnya lagi.
Djarot juga menyebut dirinya pernah diberikan pengharagaan oleh salah satu majalah nasional.
“Sebutin saja, saya pernah dipilih oleh majalah Tempo sebagai salah satu kepala daerah terbaik 2008 bersama Pak Jokowi dan beberapa bupati dan wali kota itu sebagian besar dari PDIP,” ujarnya.
Baca Juga: Jokowi Dicibir Nikahkan 3 Anak Saat Jabat Presiden, Gibran Langsung Bela: Kami Tak Terima Sumbangan!
Berita Terkait
-
Gerakan Relawan Jokowi Dicurigai Punya Agenda Dukung Presiden Tiga Periode? Politikus PDIP: Konstitusi Membatasi!
-
Panda Nababan Beberkan PDI Perjuangan Diuntungkan dengan Sosok Anies Baswedan, Kok Bisa?
-
Kabar Ruhut Sitompul Ditangkap Ternyata Disuruh Jokowi Jatuhkan Anies Baswedan, Benarkah?
-
Politikus PDIP Utut Adianto Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Unila
-
Puan Maharani Tak Mungkin Jadi Cawapres Prabowo, Politikus PDIP: Nggak Masuk Akal, PDI Perjuangan Itu Presiden!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Kembali Pacaran dengan Ari Lasso, Dearly Djoshua Semprot Haters dan Beri Ultimatum Pelakor
-
Dari Smart School hingga Beasiswa, Strategi Pemprov Sulsel Wujudkan Pendidikan Merata
-
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan
-
Daftar Harga HP Samsung Terbaru 2026: Pilihan Flagship hingga Entry-Level
-
Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data
-
Sekjen PBNU: Muktamar NU Digelar Agustus 2026
-
Perempuan Bergaun Kuning yang Duduk di Atap Rumah Lek Salim
-
Bocah Tewas Ditabrak Moge di Toraja Utara, Warga: Sempat Freestyle
-
5 Sampo untuk Menghitamkan Rambut di Indomaret, Solusi Praktis Tutupi Uban
-
Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo