"Kemarin itu yang saya lihat Deddy Corbuzier, tampilannya bukan seperti militer, masih pakai brewok atau jenggot, ga boleh di TNI. Tangannya, lengan bajunya terlalu ketat sehingga ini kok bukan seperti gaya militer. Andika juga berotot tapi ditutupi baju," jelas Selamat.
Karena Selamat mempertanyakan apakah Deddy Corbuzier sudah siap dengan gaya hidup militer yang tidak boleh berjenggot dan tidak bisa lagi pecicilan sebagai YouTuber.
"Dia harus ikut aturan main militer, tidak bisa ikut pemilu. Jadi hak pilih dia tidak ada. Dalam perilakunya, kalau dia melanggar dia bisa dikenakan pidana militer, KUHP militer, Disiplin militer ga main-main ini. Tidak bisa lagi apakah dia masih mau menampilkan tamu-tamunya seperti kemarin, gay misalnya. Itu ga bisa. TNI juga mengatur kehidupan dalam medsos ga bisa sembarangan," paparnya.
Jika pemberian pangkat Letkol Tituler itu karena Deddy adalah duta Komcad, Selamat juga mempertanyakannya.
Memang kata Selamat, anggota Komcad diberikan pangkat sesuai dengan tingkat pendidikannya. Lulusan SMA diberikan pangkat Serda Komcad. Lulusan S1 letda Komcad. Lulusan S2 lettu Komcad, S3 kapten KOmcad.
Namun kata Selamat, pangkat ini digunakan pada saat anggota Komcad itu dibutuhkan oleh negara.
"Persoalannya kalau dia (Deddy) menjadi ikon komcad, kenapa harus dikasih pangkat Letkol padahal tidak ada dalam Komcad Letkol," tuturnya.
Selamat Ginting meminta Menteri Pertahanan, Panglima TNI dan KSAD, untuk mengevaluasi pemberian pangkat Letkol Tituler ke Deddy Corbuzier jika ternyata keliru.
"Ini mesti dievaluasi kalau keliru harus diubah kenapa juga harus pangkatnya Letkol. Era sekarang ini untuk dapat pangkat Letkol perlu 20 tahun lulus dari Akmil. Ini harus kita kritisi juga posisinya seperti apa, dalam rangka apa, apakah ada akaitannya dengan politik atau tidak apalagi ini tahun politik, sehingga orang curiga jasanya apa Deddy Corbuzier untuk TNI sehingga diberikan pangkat seperti itu," beber Selamat.
Berita Terkait
-
Dapat Pangkat Letnan Kolonel Tituler, Deddy Corbuzier Kehilangan Hak Pilih dalam Pemilu
-
Deddy Corbuzier Dikecam Warganet karena Gosipkan Almarhum Lord Rangga Sunda Empire
-
Diberi Pangkat Letnan Kolonel Tituler, Deddy Corbuzier Kehilangan Hak Pilih Pemilu
-
Kemenhan: Letnan Kolonel Deddy Corbuzier Punya Kemampuan Khusus yang Dibutuhkan TNI
-
Akbar Faizal Kritik Keras Pemberian Letkol Tituler ke Deddy Corbuzier: Negeri Suka-suka
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Solar Tembus Rp27.900/Liter: Masih Worth It Kah Beli Innova Reborn Diesel?
-
4 Rekomendasi Sneakers Stradenine, Sepatu Lokal Asal Surabaya Harga Mulai Rp100 ribuan
-
AS Roma Hajar Fiorentina 4-0, Persaingan Tiket Liga Champions Memanas
-
Manchester City Gagal Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Ditahan Everton 3-3
-
Dikaitkan Pengadaan Program Sekolah Rakyat, Owner Sepatu Lokal Stradenine Tegaskan Tak Terlibat
-
Matheus Cunha Samakan Magis Michael Carrick dengan Sir Alex Ferguson
-
Dipermalukan Nottingham Forest, Chelsea Telan 6 Kekalahan Beruntun
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini