Suara Sumatera - Menko Polhukam Mahfud MD memuji jalannya persidangan kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan terdakwanya mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo.
Mahfud mengaku, semua pihak yang terlibat dalam persidangan, baik hakim, jaksa, dan pengacara bekerja dengan baik. Sehingga tidak ada yang perlu dicurigai dalam proses itu.
"Menurut saya sidang kasus Sambo berjalan dengan baik, sehingga tidak ada yang perlu dicurigai dari kasus ini," kata Mahfud MD melansir Antara, Kamis (15/12/2022).
Mahfud mengaku rangkaian sidang kasus pembunuhan Brigadir J memang menguras emosi publik. Bahkan, ada yang berteriak "kenapa sudah jelas kayak gitu, tidak langsung dihukum sekarang".
"Kita tunggu dulu karena memang ada yang emosi saat orang nonton persidangan kasus Sambo," ungkapnya.
Mahfud mengaku proses persidangan memang harus mengikuti prosedur, mulai dari pembuktian, penuntutan, pembelaan, hingga putusan.
Untuk itu Mahfud meminta agar publik bersabar untuk mengikuti proses persidangan.
"Persidangan (Sambo) perlu waktu, jadi tidak usah terburu-buru," katanya.
Baca Juga: Tok! Crazy Rich Bandung Doni Salmanan Resmi Dihukum 4 Tahun Penjara
Berita Terkait
-
Mahfud MD Kembali Soroti Sidang Ferdy Sambo: Tak Ada Yang Perlu Dicurigai, Persidangan Memang Memerlukan Waktu
-
Panas! Eks Anak Buah Ferdy Sambo Bantah Perintahkan Ganti DVR CCTV: Saya Cuma Minta Cek dan Amankan
-
Jejak Drama Putri Candrawathi: Perselingkuhan hingga Kebohongan Terkuak di Tes Poligraf
-
Irfan Ngaku Tak Pernah Bertugas di Satgas Merah Putih Era Sambo, Kubu Agus Nurpatria Tercengang
-
Nggak Ada Lawan, Kebohongan Kuat Ma'ruf Bikin Hakim Ketua Tertawa
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK
-
Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia
-
4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?
-
Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
-
Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara
-
Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?
-
Kena OTT KPK, Intip Kekayaan Rp21,3 M Bupati Pemalang: Punya Harley Hingga 18 Properti
-
Mal Meledak Hebat Usai Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Fasilitas Nuklir Terdampak?
-
Rupiah Jadi Prioritas, Bank Indonesia Optimalkan Instrumen Moneter untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
-
7 Tanaman Pembawa Sial Menurut Feng Shui, Dianggap Bisa Menghambat Rezeki