Suara Sumatera - Cerita Ruben Onsu seolah tak ada habisnya. Baru-baru ini, ia mengisahkan pengalaman dirinya dirawat di ruang ICU.
Detak jantung Ruben Onsu sempat mendadak hilang dan membuat tenaga kesehatan alias nakes yang jaga pada saat itu panik.
Momen ketika suami Sarwendah itu dirawat diungkapkannya saat jadi bintang tamu di kanal YouTube Eko Patrio.
Diketahui, Ruben Onsu menderita penyakit langka dan masih terus menjalani pengobatan. Saat menjalani rawat inap di ruang ICU itu, Ruben Onsu mengalami banyak kejadian aneh yang di luar nalar.
Kala itu, Ruben Onsu yang hanya bisa tidur di atas kasur sempat terbangun jam tiga dini hari dan meminta seseorang menemaninya berbincang-bincang.
"Ketika itu gue minta (suster) untuk ditemanin sama orang saya, pak Roy buat ngobrol doang sampai ketiduran lagi," jelas presenter itu dikutip dari Eko Patrio TV, Selasa (27/12/2022).
Ketika Ruben Onsu asyik mengobrol dengan kerabatnya, tiba-tiba beberapa perawatan berlarian panik ke kamarnya.
Ternyata, alarm mesin jantung Ruben Onsu sempat berbunyi dan grafik detak jantungnya pun datar, hal yang biasanya dialami pasien tak sadarkan diri.
"Gue lagi ngobrol gini di kasur, tiba-tiba suster lari (ke kamar). Karena, mesin jantung gue bunyi, lempeng (datar grafiknya) dan guenya posisi ngobrol," jelas Ruben.
Baca Juga: Klarifikasi Eks Manajer Rizky Billar Soal Rumor Kepindahannya dengan Lesti Kejora ke Bali
Ruben Onsu pun sontak bingung melihat ekspresi tenaga kesahatan yang merawatnya panik saat melihat detak jantungnya datar dan hilang.
Padahal saat itu Ruben sedang berbincang-bincang dengan kerabatnya dan dalam kondisi stabil.
"Gue aja sampai begini, kenapa sus? Mereka sampai gini (bingung lihat Ruben Onsu ngobrol tapi grafik jantungnya datar). Kan aneh," katanya.
Sampai sekarang, Ruben Onsu pun tidak tahu penyebab mesin berbunyi dan detak jantungnya dalam datar padahal kondisinya saat itu stabil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
Terkini
-
Harga Emas Antam Ambruk Rp30 Ribu, Menuju Level Terendah Sebulan
-
Tablet Xiaomi Pad 9 Pro Max Siap Debut, Bawa Xring O3 yang Diklaim Tembus 5,22 Juta AnTuTu
-
Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?
-
Ahmad Luthfi Tinjau TPA Putri Cempo, Pemadaman dan Perlindungan Warga Menjadi Prioritas
-
Kebakaran Hutan, Ekspansi Kapital dan Krisis Tata Kelola
-
Membaca Panji Tengkorak Karya Seno Gumira Ajidarma: dari Komik ke Disertasi
-
PGN Sulap Potensi Desa Jadi Mesin Ekonomi, Omzet Tembus Rp3,6 M
-
Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan