/
Sabtu, 11 Maret 2023 | 16:16 WIB
Vagina atau Miss V (Pixabay/silviarita)

Suara Sumatera - Banyak wanita yang suka mencukur bulu vagina alias Miss V. Hal itu dilakukannya demi kebersihan organ intim dan juga meningkatkan kepercayaan diri dengan pasangan.

Mencukur bulu Miss V boleh dilakukan. Namun, pakar seksologi, dr Boyke Dian Nugraha menyarankan agar wanita tak mencukur bulu Miss V hingga gundul. 

Menurutnya, bulu Miss V diciptakan Tuhan dengan fungsinya tersendiri. Sayangnya, banyak kaum Hawa yang justru tak menyadari manfaatnya dan memilih mencukur bulu Miss V hingga gundul, karena justru memiliki risiko kesehatan.

"Nggak boleh sampai gundul, disisakan. Bulu-bulu miss V juga diciptakan Tuhan ada gunanya," kata Dokter Boyke dikutip dari kanal YouTube dr Richard Lee, Jumat (10/3/2023).

Lebih lanjut, dr Boyke pun merinci sejumlah risiko tersebut. Satu diantaranya adalah menambah risiko infeksi jamur. Mencukur bulu Miss V juga bisa memicu rasa gatal yang membuat tak nyaman. Ini bisa mendorong wanita untuk menggaruk dan meningkatkan risiko infeksi jamur.

"Secara enggak sengaja dia akan menggaruk. Itu juga bisa menambah infeksi dan menambah risiko terkenanya infeksi jamur," kata Dokter Boyke.

Ia pun menjelaskan mengenai fungsi dari bulu Miss V, yang kata dr Boyke dalat berperan sebagai penyaring kotoran sebelum masuk ke dalam liang vagina. 

Kotoran yang berada di sekitar area sensitif, lanjut dr Boyke bisa saja langsung masuk ke Miss V jika bulu dicukur gundul. Selain mencegah kotoran masuk, bulu Miss V juga berguna untuk melindungi kulit dari gesekan. 

Baca Juga: 4 Tips Aman Seks Oral, Jangan Lupa Mandi hingga Bersihkan Rambut Alat Vital

Load More