/
Senin, 13 Maret 2023 | 20:13 WIB
Ilustrasi Aming. Aming buka suara mengenai anggapan dirinya seorang transgender. (instagram)

Suara Sumatera - Artis Aming lama-lama merasa risih dengan anggapan orang mengenai jenis kelamin dirinya. Selama ini banyak yang menganggap Aming menjadi transgender.

Terlebih lagi saat Aming tampil mengenakan baju koko dan peci, penampilan yang sangat jarang terlihat dari artis satu ini.

Sejumlah netizen lalu memberikan komentar yang membuat Aming risih. Menurut dia, banyak yang berkomentar dirinya kembali ke kodratnya sebagai laki-laki.

"Saya itu tipe orang yang cuek aja lah. Cuma enggak sengaja pada saat muncul notifikasi, lama-lama, eleuuuh. Banyak komentar yang bilang kembali ke kodrat, alhamdulillah kembali ke kodrat, jadi lelaki sejati segala macam," kata Aming di video Instagram, Senin (13/3/2023).

"Kembali ke kodrat" tersebut, "punten banget, memang saya sudah tebang otong atau tambel dada?"

Kalaupun penampilannya terlihat berbeda dari kebanyakan laki-laki biasa, menurut Aming itu bagian dari pekerjaan sebagai pelaku seni.

"Apa yang saya kerjakan adalah bagian ekspresi seni dalam hal berkarya. Enggak ada maksud apa-apa," terang sarjana Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB.

"Kalau orang melihat dengan sesuatu yang 'waw kayak beneran ya, total banget ya', berarti saya berhasil mengecoh dengan totalitas saya," imbuh mantan suami Evelin Nada Anjani ini.

Aming lantas menjelaskan mengenai apa yang dilakukan selama ini. Ia adalah aktor yang bisa berkreasi dengan penampilan apapun.

Baca Juga: Nikah di KUA Jadi Pilihan Pasangan Muda saat Ini, Berikut Keuntungannya

Contohnya saat tampil bak seorang perempuan di Extravaganza atau seseorang yang merasa nasibnya paling malang di film Doa yang Mencekam.

"Kalau orang-orang yang ngikutin saya dari dulu, tahu kalau saya multiple actor yang bisa memerankan apa saja," ucap Aming.

Sayangnya, tidak semua orang berpikiran seperti itu. Maka bagi Aming, perlu rasanya memberikan edukasi seperti ini agar orang-orang bisa memahami apa yang dilakukannya.

"Saya anggap kritik membangun. Tapi saya tetap punya prinsip, istiqomah dengan apa yang saya jalankan," tutur peraih penghargaan Festifal Film Bandung 2009 ini.

Load More