Suara Sumatera - Perampokan sadis disertai penguasaan harta berhasil diungkap Polres Banyuasin. DIketahui jika aksi perampokan dan pembunuhan ini telah direncanakan sebelumnya oleh para pelaku.
Satu diantara pelaku ternyata merupakan sepupu dari korban. Peristiwa perampokan dan pembunuhan ini terjadi pada Kamis pagi (25/5/2023), di rumah korban Karim Subandi, warga di Dusun II RT 06, Desa Senda Mukti, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin.
Kapolres Banyuasin AKBP Imam Syafi’i SIK MSi mengungkapkan tindak pidana pembunuhan berencana atau pencurian dengan kekerasan mengakibatkan orang meninggal dunia.
“Untuk ungkap kasus hari ini kita telah menangkap tiga dari empat pelaku. Saat ini satu masih DPO atas nama Agsu Setiawan. Tiga pelaku yang telah tertangkap, salah satunya Ari Widianto yang merupakan saudara dari saudara Karim Subandi dan hubungan persaudaraannya adalah sepupu pelaku,” ujar Kapolres kepada awak media.
Para pelaku diancam pasal 340 KUHP dan pasal 365 ayat 4 KUHP.
Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Hary Dinar menjelaskan kronologi kejadian pembunuhan korban atas nama Karim Subandi yang terjadi pada tanggal 25 Mei 2023.
“Mereka sudah merencanakan untuk menghabisi nyawa korban. Di sana sudah ada Muji, Rois, dan Arif Widianto yang merupakan sepupu korban dan ada Agus yang saat ini masih DPO. Tindak lanjut dari pertemuan mereka itu di pukul 10.00 WIB,” jelas Kasat Reskrim.
Keempat pelaku memiliki perannya masing-masing.
“Kejadian perampokan disertai pembunuhan ini, bermula pada hari Minggu beberapa pelaku Arif Widianto dan Agus sudah merencanakan untuk merampok korban,” ungkap Kasat.
Baca Juga: Ada Temuan BPK yang Didiamkan Pemprov DKI Sejak Periode Kedua Kepemimpinan Gubernur Sutiyoso
Hari Selasa, tanggal 23, pelaku ini berkumpul di rumah salah satu warga, bernama Bopeng, dan merencanakan untuk menghabisi korban. Kemudian, rencana itu kembali dimatangkan, bertemulah pelaku Rohis, Arif dan Agus.
“Pada Rabu 24 Mei 2023, pelaku Arif dan Agus bertamu ke rumah korban pada pukul 22.00 WIB. Kedatangan kedua pelaku diterima dengan baik oleh korban. Bahkan, korban sama sekali tidak menaruh curiga sedikit pun kepada pelaku,” terang dia.
“Karena Arif ini adalah sepupu korban. Arif ini juga sudah biasa main, mampir bahkan menginap di rumah korban. Sehingga korban menerima kedatangannya dengan tangan terbuka,” beber dia.
Sekitar pukul 01.00 WIB karena korban sudah mengantuk, maka korban pamit untuk tidur. “Nah saat korban ini tidur, datanglah pelaku Rohis membawa besi. Rencananya untuk mendongkel rumah korban,” jelas dia.
Barulah aksi perampokan yang berakhir dengan pembunuhan itu dijalankan oleh ketiga pelaku.
“Langsung terjadilah pembunuhan yang sudah direncanakan. Dengan modus operandi untuk menguasai harta milik korban. Berupa mobil dan BPKB,” papar dia.
Berita Terkait
-
Curhat Suami di Sumsel, Istri Dan Bayi Meninggal Karena Bidan Puskesmas Lamban Merujuk
-
Viral Suami di Muratara Kehilangan Istri dan Anak Karena Bidan Puskesmas yang Lamban
-
Pondok Pindang Umak, Resep Warisan Ibu Nan Jadi Bisnis Keluarga
-
Kreatif Gunakan Pewarna Alam, Songket Palembang Terkenal Sampai ke Prancis
-
Sehari Sebelum Berangkat, Satu Jemaah Haji Embarkasi Palembang Wafat
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sandy Walsh Ukir Sejarah, Jadi Pemain Pertama Indonesia yang Juara Liga Thailand
-
3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan
-
Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026: Link, Syarat dan Posisi yang Dibutuhkan
-
Geger WNA Asal China Punya KTP Indonesia, Modus Licik 'Ubah Usia' Terbongkar di Makassar
-
Calon Pengantin Pria Ternyata Perempuan, Ketahuan Gara-Gara Uang Panai Rp250 Juta
-
Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan
-
Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!
-
Link Nonton Gratis Justin Bieber di Coachella 2026 Hari Ini, Jangan Sampai Ketinggalan!
-
NCT Wish Bikin Voting Nama Indonesia di Konser Jakarta, Sion Tiba-Tiba Pilih Asep
-
Waspada! 7 Daerah di Sulsel Tetapkan Status KLB Campak, Apa yang Harus Dilakukan?