Suara Sumatera - Viralnya curhatan seorang anggota Brimob Polda Riau menjadi sorotan di media sosial. Bahkan sejumlah warganet mencolek akun Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hingga Menkopolhukam Mahfud MD.
Dalam unggahan yang dibagikan ulang akun Instagram @kabarnegri, Bripka Andry Darma Irawan mengaku dimutasi demosi tanpa alasan jelas.
Bripka Andry juga menyebut telah menyetor totalnya Rp650 juta kepada Komandan Batalyon (Danyon) bernama Kompol Petrus Hottiner Simamora.
Belakangan, hebohnya curhatan tersebut mendapat tanggapan dari Polda Riau, tepatnya Bidang Propam.
Kabid Propam Polda Riau, Kombes Johanes Setiawan mengatakan Bripka Andry dimutasi dari Batalyon B ke Batalyon A. Bripka Andry merupakan satu dari 34 personel Brimob Polda Riau yang dimutasi, bukan demosi.
"Jadi ada 34 orang yang dilakukan mutasi biasa, salah satunya Bripka Andri. Dia berdinas di Batalyon B, dari 34 yang dimutasi itu, 14 orang itu anggota Batalyon B, jadi bukan dia saja yang dimutasi. Kalau demosi kan berarti terhukum. Mutasinya itu di bulan Maret yang bersifat mutasi biasa," kata Kombes Johanes dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (5/6/2023).
Dia menjelaskan saat ini sudah 8 orang yang diperiksa terkait setoran yang Rp650 juta yang disebutkan Bripka Andry dalam unggahan viral itu.
"Ada 8 orang yang sudah kita periksa untuk dimintai klarifikasi perihal setoran itu. Jadi kasusnya sedang ditindaklanjuti. Terkait setoran ini masih didalami, nanti pembuktiannya ada di sidang," ujar Johanes.
Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa Bripka Andry disersi sejak dipindahkan ke Batalyon A Pekanbaru.
Baca Juga: Tidur Pulas usai Dilayani di Hotel, Putri Amelia Gondol Mobil Pelanggan buat Dibawa ke Kampung
"Jadi sampai sekarang dia belum masuk sejak dinas sejak pertama kali dimutasi. Sehingga tanggal disidang dan sudah diputus, namun tidak tetap tidak hadir," terang Johanes.
Sebelumnya diketahui, pada Minggu (4/6/2023), Bripka Andry mengunggah slides foto yang disebut merupakan tangkapan layar percakapannya bersama Danyon B Pelopor Polda Riau, Kompol Petrus H Simamora.
Pada unggahan tersebut, Bripka Andry mengaku dirinya dimutasi dari Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Riau yang berada di Menggala Junction Rokan Hilir ke Batalyon A Pelopor yang berada di Pekanbaru.
Dirinya mengaku keberatan dengan mutasi tersebut, lantaran dirinya harus mengurus sang ibu yang tengah sakit.
"ibu kandung saya mengajak ke Pekanbaru menemui Dansat Brimob Polda Riau untuk meminta pertimbangan terkait mutasi saya," tulis Bripka Andry di kolom caption.
Dirinya bersama Ibunda lalu menghadap Dansat Brimob, Kombes Pol Ronny Lumban Gaol, untuk mempertanyakan alasan mutasi dirinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati