Suara Sumatera - Putri Ariani, kontestan America's Got Talent (AGT) 2023 memukau ajang pencarian bakat tersebut beberapa waktu lalu. Dalam momen itu, ia mendapat Golden Buzzer dari Simon Cowell.
Viralnya Putri Ariani mendapat apresiasi dari sejumlah pihak, mulai dari musisi hingga para pejabat. Salah satunya dari orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Kepala Negara ingin mengundang Putri Ariani untuk bernyanyi di Istana Kepresidenan, Jakarta saat peringatan HUT RI ke-78 pada 17 Agustus 2023 mendatang.
Hal itu, Presiden Jokowi sampaikan usai melakukan pertemuan dengan Putri Ariani di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/6/2023).
Namun, Jokowi menekankan, tak ingin mengganggu jadwal gadis berhijab kelahiran Kampar, Riau tersebut.
“Kalau tidak mengganggu. Pemerintah tidak mau mengganggu. Tapi kalau tidak mengganggu waktunya Putri, nanti pada 17 Agustus akan kita undang,” ujar Presiden dikutip dari Antara.
Lebih lanjut, Jokowi mengungkapkan jika persiapan dan penampilan Putri Ariani di tahap lanjutan AGT 2023 adalah yang utama. Maka, Jokowi tak ingin mengganggu persiapan Putri.
Jokowi menilai Putri telah berhasil mencontohkan dan memberi inspirasi mengenai arti kerja keras dalam memanfaatkan peluang.
“Ini adalah inspirasi besar bagi anak-anak muda Indonesia, dan gak ada yang namanya penghalang itu kalau memiliki kemauan yang keras, mau bekerja keras. Contoh generasi muda Indonesia, menginspirasi betul,” kata Jokowi.
Baca Juga: Pernah Nyanyi Dibayar Dengan Beras, Putri Ariani Kini Terima Rp 7 Triliun
Dalam audisi AGT 2023, Putri mendapat Golden Buzzer dari juri. Fasilitas itu adalah pertanda peserta langsung menuju ke babak selanjutnya atau akses langsung ke panggung Live Show tanpa melewati tahap audisi dan seleksi lainnya.
“Sebuah penghargaan besar ya dari Simon Cowell (Juri AGT) ke Putri. dan itu menjadikan dia bisa melompat langsung masuk ke final atau semifinal. itu kan saya kira kalkulasi dan feeling dari Simon itu biasanya gak pernah meleset,” kata Jokowi.
Presiden mengharapkan anak-anak muda Indonesia dapat menjadikan Putri sebagai inspirasi. Presiden juga berjanji akan terus memberikan dukungan untuk Putri.
Dalam pertemuan itu, Putri Ariani memberikan Golden Buzzer kepada Presiden Jokowi. Sedangkan Presiden Jokowi juga memberikan uang sangu berupa tabungan untuk bekal Putri di Amerika Serikat.
Setelah melakukan pertemuan dengan Presiden, Putri menyanyikan dua lagu ciptaannya yakni Loneliness dan Permata Indah Dunia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya
-
Cara agar Sunscreen Tidak Luntur Saat Berkeringat? Ini 3 Pilihan yang Sweatproof Lengkap Ulasannya
-
Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance Mulai 2027
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?
-
4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu