/
Senin, 03 Juli 2023 | 17:26 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution. (dok Pemkot Medan)

Suara Sumatera - Wali Kota Medan Bobby Nasution buka suara soal ramainya masyarakat mengeluh mengenai kondisi Kota Medan yang rawan begal dan geng motor (gemot). 

Keluhan itu disampaikan langsung masyarakat kepada Bobby melalui media sosialnya, pada momen HUT ke-433 Kota Medan. 

"Bukan hanya masyarakat, kita juga gerah dengan kondisi hari ini," kata Bobby, Senin (3/7/2023). 

Bobby menjelaskan bahwa kondisi Kota Medan memang sedang tidak baik terhadap aksi begal dan geng motor. 

"Saya sudah sampaikan beberapa waktu yang lalu kondisi kita untuk kriminalitas tidak baik. Karena itu kita sudah menyampaikan dari Pemkot baik preventifnya kita lakukan bukan dari hari ini dari jauh-jauh hari tinggal penindakan tegas di lapangan," ungkap  Bobby. 

"Ini kami terus berkomunikasi dengan Kapolrestabes, Kapolres Belawan, Pak Dandim dan seluruh stakeholder untuk bisa tegas menindak hal-hal yang perlu dilakukan di lapangan," sambungnya. 

Menantu Presiden Jokowi ini mengatakan pihaknya juga adanya penyekatan di sejumlah titik rawan kejahatan. 

"Mengenai jam malam, saya sampaikan kemarin kita akan lakukan seperti penyekatan pembatasan, tapi bukan untuk masyarakat umum, pembatasan untuk beberapa kriteria yang bisa masuk ke kota Medan dari daerah rawan," jelasnya. 

Diketahui, aksi kejahatan jalanan di Medan kembali merebak dan meresahkan masyarakat akhir-akhir ini. Kondisi jalan yang gelap membuat warga semakin was-was terhadap pelaku begal yang mengintai. 

Baca Juga: Profil Padepokan Sendang Sejagat, Viral Usai Konten Wanita Jadi Imam Salat

Atas kondisi yang tidak nyaman ini, publik ramai mengadu dan meminta perhatian Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk mengatasi hal tersebut.

Load More