Suara Sumatera - Mario Teguh akhirnya diperiksa Polda Metro Jaya pada Jumat (11/8/2023). Motivator terkenal itu diperiksa atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana Rp 5 miliar.
Mario Teguh hadir dengan didampingi Willy Lesmana selaku kuasa hukum. Willy menerangkan bahwa Mario Teguh kali ini diperiksa bukan sebagai terlapor, melainkan sebagai pelapor.
"Kami hadir terkait laporan dari pihak kami. Laporannya salah satunya terkait dengan penipuan," terang Willy dilansir dari YouTube Cumicumi dikutip pada Sabtu (12/8/2023).
"Super, terima kasih, Alhamdullilah, mudah-mudahan hari ini jelas. Kami siap," kata Mario Teguh, dikutip dari Matamata.com.'
Diketahui, Mario Teguh dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp5 miliar oleh pengusaha skincare, Sunyoto Indra Prayitno pada 19 Juni 2023.
Laporan terhadap Mario ini dibuat oleh Sunyoto Indra Prayitno melalui kuasa hukumnya, Djamaluddin Kadoeboen, dan terdaftar dengan nomor LP/3505/VI/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA/tanggal 19 Juni 2023.
Menurut Djamaluddin, Mario dilaporkan terkait Pasal 378 KUHP tentang penggelapan dan atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan. Ia menerangkan laporannya tersebut berawal saat Sunyoto mengontrak Mario menjadi brand ambassador untuk mempromosikan produk skincare.
Djamaluddin mengklaim bahwa Sunyoto telah mengeluarkan uang untuk Mario. Namun Mario justru tidak menepati janji yang telah disepakati bersama.
"Ada janji yang bersangkutan untuk ingin meng-up skincare atau bisnis dari klien kami dan itu tidak dilakukan sehingga klien kami mengalami kerugian yang cukup besar dan sudah menggelontorkan uang sebesar itu," tutur Djamaluddin.
Baca Juga: Sosok Mama Amy, Ibu Raffi Ahmad yang Ogah Pusing dengan Skandal Syahnaz
Namun, Mario Teguh membantah tudingan tersebut. "Kami bermaksud memberitahukan kepada publik, bahwa keterangan dan atau berita yang telah disebarluaskan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab merupakan berita yang tidak benar dan atau berita bohong serta telah mencemarkan nama baik klien kami," sahut kuasa hukum Mario.
Pihak Mario Teguh mengklaim bahwa Mario tidak pernah menandatangani perjanjian kerja sama dengan pihak Sunyoto. Mario juga disebut tidak pernah berjanji untuk menjadi brand ambassador produk Skincare Kanemochi. Atas dasar itu, Mario Teguh melaporkan balik pihak Sunyoto Indra Prayitno ke Polda Metro Jaya pada Juli 2023.
Netizen pun tak ketinggalan. Mereka juga menyentil Mario Teguh.
"Dah tua harusnya inget akhirat," ucap netizen.
"Aki-aki makin tua. banyak masalah aja," komentar netizen.
"Tua bangke ini masih banyak bac**," komentar yang lain.
"Maaf pak, saya sudah tidak percaya anda," tulis lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Mario Teguh Ungkap Produk Skincare Sunyoto Indra Melanggar UU Perlindungan Konsumen
-
Bantah Lakukan Penggelapan, Istri Mario Teguh Beber Isi Kontrak Kerja Sama
-
Walau Lepas Hijab, Nathalie Holscher Tetap Teguh pada Iman Islam
-
Gibran Rakabuming-Selvi Ananda Terbang ke Korsel, Teguh: Penjajakan Kerja Sama
-
Ogah Nyaleg Walau Dikasih Uang, Ustaz Derry Sulaiman Dipuji-puji: Semoga Teguh Pendirian!
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Bye Komedo hingga Bruntusan! Ini 4 Clay Mask Kandungan Glycolic Acid
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
-
KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen
-
Menemukan Ketenangan dalam Islam Usai Pensiun, Cerita Bek Nyentrik Abel Xavier yang Mualaf
-
532 Ribu Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, KAI Daop 1 Ingatkan Sisa Kursi Menipis
-
Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China
-
Ikhlas yang Sunyi
-
PDIP Soroti "Rasa Keadilan" Dunia Pendidikan: Pegawai MBG Jadi PPPK, Guru-Dosen Masih Terabaikan
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!
-
Hantam Jalan Berlubang di Tanjung Priok, Pengendara Motor Tewas Terserempet Truk