Suara Sumatera - Setiap daerah biasanya memiliki kata-kata yang punya ungkapan dalam bahasa gaul keseharian. Termasuk wong Palembang yang juga menciptakan banyak ungkapan yang kemudian bermakna sesuatu dan menjadi bahasa kesaharian.
Salah satu yang ungkapan yang sering terdengar di wong Palembang, yakni ujung delapan, atau ada yang menyingkatnya menjadi ujung delapan.
Bahkan disebutkan budayawan wong Palembang, Mang Dayat, ujung delapan itu ditambah kata lainnya, seperti ujung 8 lancip.
Ditakan Mang Dayat, kata ujung delapan ini biasanya disebut dengan dua versi. "Ada yang penekanan ditambah dengan ujung 8, ujung 8 lancip pula, Bisa mengaitkan," ujar Mang Dayat.
Ujung delapan lancip ini, dikatakan sudah selama dua dekade terakhir berkembang di generasi tahun 1990 an.
Awalnya disebutkan, ungkapan ini berkembang dari tahun 1980an. "Mulanya muncul di tahun 1980 an ke atas," sambung ia.
Kata Ujung 8 lancip ini muncul dari kalangan warga lembaga permasyarakatan. Saat itu, kota Palembang dan sekitarnya memang sangat banyak narapidana dengan kasus yang sama.
Kasus yang sama yakni kasus penipuan.
Berdasarkan hukumnya, kasus ini dikaitkan atau dijerat dengan pasal 378 KUHP yang tidak lain, ialah pasal penipuan.
Baca Juga: Dekat Dengan Jokowi, Alasan PAN Sumsel Ngotot Erick Thohir Cawapres Prabowo Subianto
"Artinya pacak mengait (bisa mengait), populer sebagai komunikasi antar kalangan narapidana yang menerka jeratan hukum mereka," ujarnya.
Pasal 378 kemudian disingkat dengan ujung delapan. Sehingga kata Mang Dayat, narapidana biasa membahasakan kasus yang mereka alami ialah pasal penipuan tersebut, pasal 378.
"Pasal ujung delapan kan, yang kemudian berkembang hanya ujung delapan, atau ujung delapan lancip," terang Mang Dayat.
Kekinian makna ujung delapan dalam bahas gaul uwong Palembang ialah bermakna berbohong, atau tengah menipu lawan bicarannya.
Biasanya disebutkan guna menegaskan jika seseorang tengah atau telah mengetahui jika orang yang diajak berbicara tersebut berbohong.
Kekinian juga diartikan ujung delapan lancip untuk orang yang suka adu domba, atau bermuka dua yang kemudian berujung ada sesuatu yang diminta atau dikehendaki.
Itulah makna ujung delapan lancip, dalam bahasa gaul wong Palembang, Sumsel.
Tag
Berita Terkait
-
Gunungan Sampah TPA Sukawinatan Terbakar Barhari-hari, Masih Sulit Dipadamkan
-
4 Fakta Menarik Flyover Sekip Ujung Palembang, Habiskan Anggaran Rp152 Miliar
-
Berikut 6 Kota Paling Berpolusi Saat Ini, Termasuk Palembang?
-
Lina Mukherjee Akui Konten Makan Kriuk Babi Baca Bismillah Salah: Tak Pernah Mikir Dulu
-
Teknologi Modifikasi Cuaca di Sumsel Tak Maksimal, Pesawat Caravan Hanya Disiagakan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement