/
Minggu, 20 Agustus 2023 | 08:03 WIB
Bakal calon presiden Anies Baswedan. ([Suara.com])

Suara Sumatera - Media sosial kembali digemparkan dengan narasi terkait mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kali ini disebutkan bahwa orang yang ingin menghabisi Anies ditangkap.

Kabar tersebut dibagikan sebuah kanal YouTube bernama Rahasia Politik pada tanggal 6 Agustus 2023. Adapun judul narasi yang disebarkan sebagai berikut: 

“GEMPAR! PELAKU YG INGIN H4BISI ANIES DIT4NGK4P? PELAKU AKUI DIB4Y4R & DIPERINT4H H4BISI NY4W4 ANIES”.

Lantas benarkah pelaku yang akan menghabisi Anies ditangkap, ngaku dibayar?

PENJELASAN
Dari penelusuran, tidak ada kabar valid dan kredibel terkait pemberitaan pelaku yang akan menghabisi Capres 2024 Anies Baswedan ditangkap dan mengakui dibayar.

Faktanya, video merupakan hasil editan kumpulan video yang tidak berkaitan satu sama lain. Tidak ditemukan informasi mengenai pelaku yang ingin habisi Anies ditangkap. 

Tidak ada juga bukti bahwa ada yang dibayar dan diperintah untuk habisi nyawa Anies seperti yang dinarasikan dalam video.

Ternyata, video pertama yang dicuplik merupakan video dari akun Youtube Mediasi Channel yang tayang pada tanggal 15 Maret 2023 dengan judul: “Formas NU Deklaraasi Dukung Anies Baswedan Pilpres 2024”.

Video kedua yang diunggah adalah video yang identik dengan video Ganjar Pranowo saat membacakan rekomendasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kedua Tahun 2021 PDI-P. 

Baca Juga: Pose di Pelaminan Bareng Dorry Harsa, Penampilan Denny Caknan Dicibir Kebanting: Lebih Glowing Tamunya

Pembacaan rekomendasi tersebut diliput oleh akun Youtube Kompas.com pada tanggal 23 Juni 2022 dengan judul: “Bacakan Rekomendasi Rakernas PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo Disambut Tepuk Tangan”.

Video ketiga yang diunggah adalah video yang udentik dengan liputan Kompas.com yang diunggah pada tanggal 22 April 2023 dengan judul: “Pesan Anies Baswedan Usai Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal Bersama Keluarga”.

Video lain yang dicuplik adalah video yang tidak ada kaitannya dengan narasi yang disampaikan dalam video. 

KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, video dengan klaim pelaku yang akan menghabisi nyawa Anies Baswedan merupakan kabar hoaks.

Dengan demikian, klaim yang disampaikan dalam kanal YouTube bernama Rahasia Politik tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi. 

Load More