/
Selasa, 06 September 2022 | 22:53 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita. (Dok.Kemenperin)

SuaraSumedang.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) gelar Pameran Sepatu Kulit dan Fashion 2022 di Plasa Perindustrian, Jakarta. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, pertumbuhan industri kulit dinilai tumbuh 13,12 persen.

Sekretaris Jenderal Kemenperin Dody Widodo di Jakarta, Selasa (6/9/2022), mengutip dari Suara.com, berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah yang tepat, sebagai sarana pengenalan produk.

Selain itu, terdapat bussines matching industri, sebagai jembatan antar pelaku usaha (B2B) dan pelaku usaha dengan konsumen (B2C).

Sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri pada sektor kulit, barang jadi kulit dan alas kaki.

“Aturannya sudah ada, sudah lengkap, Bangga Buatan Indonesia itu termasuk, sekarang tinggal bagaimana memaksimalkan aturan tersebut,” ujar Sekjend Kemenperin.

Ia juga menjelaskan, nilai ekspor kulit, barang jadi kulit, dan alas kaki sampai dengan Juni tahun 2022 sebesar 4,62 miliar dolar AS.

Jumlah itu dinilai naik 41,26 persen, dibandingkan dengan periode sama pada tahun sebelumnya sebesar 3,26 miliar dolar AS.

Dengan distribusi ekspor berupa alas kaki 86 persen, barang jadi kulit 13 persen dan kulit samak 1 persen.

Menurut Dody, pameran yang diikuti merupakan langkah konkrit yang dilakukan oleh pemerintah bersama dunia usaha.

Baca Juga: Nilai Investasi Dua Perusahaan China Rp31 triliun, Bikin Smelter Nikel di Morowali

Hal ini menjadi upaya meningkatkan promosi dan penyebaran informasi tentang kemampuan industri sepatu, kulit dan barang jadi kulit serta pakaian jadi dalam negeri, sehingga pada gilirannya dapat meningkatkan daya saing produk tersebut.

“Bayangkan setiap satu orang masyarakat Indonesia menggunakan sepatu lokal. Maka akan ada 200 juta orang yang menggunakan sepatu dalam negeri," kata Dody.

Load More