/
Sabtu, 10 September 2022 | 22:32 WIB
Bripka RR mulai jujur (Suara.com)

SuaraSumedang.id - Bripka Ricky Rizal sudah tidak mengikuti skenario Ferdy Sambo, yang merupakan satu di antara tersangka pembunuhan Brigadir J. Pada awal kasus muncul, Erman mengatakan bahwa kliennya terbawa skenario yang dibuat oleh Ferdy Sambo. 

Kronologi kejadian sebelum penembakan, Brigadir J berada di depan Ferdy Sambo dan Bharada E. Bripka RR ingat Ferdy Sambo mengucapkan, “Jongkok!”. 

Pada waktu itu Brigadir J tidak mengikuti perintah dan mundur sambil mengangkat kedua tangan di depan dada dan mengatakan, “Eh ada apa ini?”.

Bripka RR mengatakan Bharada E menembak ke arah dada Brigadir J dengan senjatanya. Brigadir J pun telungkup di dekat tangga. 

Bripka RR berlari ke dapur karena ada panggilan melalui HT dan bertanya soal peristiwa yang terjadi.

Namun ia tidak menemukan siapapun dan melihat Ferdy Sambo menembak ke dinding. Bripka RR juga melihat Ferdy Sambo berjalan ke arah dapur dan kembali ke ruang tengah bersama Brigadir Romer. Keduanya menuju kamar Putri Candrawathi.

Keputusan Bripka RR menolak skenario dari Ferdy Sambo, yang pada saat kematian Brigadir J terjadi setelah baku tembak dengan Bharada E. Lantaran bujukan dari sang istri agar Bripka RR mau berterus terang, dilansir Suara.com Sabtu (10/9/2022).

Erman juga menambahkan, sang istri Bripka RR yang berperan penting dalam membantah skenario kasus pembunuhan oleh Ferdy Sambo. 

Pengacara Bripka RR, Erman Umar mengungkapkan bahwa pihaknya sempat menangis usai bertemu istri dan adiknya yang memintanya untuk berbicara jujur terkait kasus Brigadir J.

Baca Juga: Kian Memanas! Ferdy Sambo Bantah Pernyataan Bharada E Sebut Tak Ikut Tembak Brigadir J

Kemudian meminta sang suami untuk mengatakan yang sebenarnya, Bripka RR juga diminta meningat ayah dan anaknya dan sejak saat itulah Bripka RR mulai terbuka. 

Namun kini, Erman memastikan Bripka RR telah mencabut pernyataan tersebut dan membantah pengakuan versi Ferdy Sambo. 

Kemudian urutan peristiwa sebenarnya akhirnya terungkap. Tepat setelah tim penyidik mendatangkan keluarga Bripka RR dan memintanya untuk mengatakan kejadian sesuai fakta.

Sementara itu, Bripka RR mengatakan ia menerima uang ‘terima kasih’ dari Ferdy Sambo setelah Bharada E menembak Brigadir J dengan pistol. Uang itu senilai Rp200 Juta yang diterima Bripka RR melalui rekening pribadinya.

Load More