SuaraSumedang.id - Gilang Juragan 99 tengah mendapat kritik dan teguran dari warga net usai tragedi Kanjuruhan.
Atas kejadian tersebut, Gilang Juragan 99 menyampaikan permohonan maafnya kepada warga Malang yang terdampak oleh kejadian tersebut.
Permintaan maaf ini disampaikan melalui unggahan Intagram pribadinya.
Akan tetapi, permintaan maaf tersebut mendapat sorotan yang tajam dari warga net.
Gilang yang merupakan Presiden Arema FC diminta tanggung jawab oleh sejumlah warga net atas kejadian ini.
Salah satunya, ada yang mengingatkan jika menjadi presiden club sangat berat sehingga jangan sampai main-main.
"Jadi presiden club berat, jangan main -main!!," tulis netizen.
"Usut tuntas!," tulisnya.
Usut semya suporter yang provokasi ke lapangan, panpel yang cetak tiket melebihi kapasitas, sama pihak keamanan yang menembakan gas air mata ke tribun," tulisnya.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Kritik Keras Baim Wong Prank KDRT, Merendahkan Polisi dan KDRT
"Ke mana manajemen? Semua nggak ada yang datang ke RS," ucap akun @christoforusdavis.
Untuk diketahui tragedi Kanjuruhan ini terjadi usai Laga Arema Vs Persebaya.
Dalam laga tersebut Arema kalah dari Persebaya sehingga memicu kekecewaan dari Aremani.
Kemudian Aremania yang kecewa turun ke lapangan dan pihak Kepolisian menembakan gas air mata memenuhi tribun.
Berita Terkait
-
Doakan Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan, Ratusan TNI-Polri Berbaris Bentuk Tulisan Arema di Stadion GBLA
-
Lee Min Ho Ikut Berduka Atas Tragedi Stadion Kanjuruhan, Netizen: Terimakasi Ayang, Aku Mau Pensiun Jadi Suporter!
-
Dokter Ungkap Rata-rata Penyebab Aremania Meninggal Dalam Tragedi Kanjuruhan Malang
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG