SuaraSumedang.id - Klasemen MotoGP 2022 mengalami perubahan, setelah Miguel Oliveira (KTM) menuai kemenangan di seri MotoGP Thailand 2022 yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Minggu (2/10/2022).
Perubahan pada klasemen membuat persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2022 semakin memanas antara Fabio Quartararo (Yamaha), dan Francesco Bagnaia (Ducati) terpaut 2 poin saja.
Bagi Oliveira kemenangan ini merupakan kedua kalinya di MotoGP 2022. Sebelumnya, pebalap Red Bull KTM Factory Racing itu memenangkan balapan pertama di MotoGP Mandalika.
Menariknya, Oliveira meraih kemenangan di dua balapan tersebut dengan kondisi serupa, saat lintasan basah.
Keadaan Sirkuit Internasional Chang tergenang air saat start dimulai, persis seperti yang terjadi di MotoGP Mandalika, Indonesia, Maret 2022 lalu.
Oliveira pun berada di peringkat ke-11 pada saat kualifikasi, tetapi rider asal Portugal itu kembali menunjukkan kemampuan menggeber kuda besinya di atas lintasan basah.
Runner-up Moto2 tahun 2018 itu, kemudian masuk ke jajaran pebalap terdepan, dan kemudian menyalip Jack Miller (Ducati Lenovo) yang sempat memimpin balapan.
Oliveira sempat beradu kecepatan dengan Jack Miller, dan hingga bendera finish berkibar posisinya tak bisa dikudeta oleh lawan.
Oliveira mendapat ganjaran 25 poin, sementara Miller yang pekan lalu menjadi juara di MotoGP Jepang harus puas dengan tambahan 20 poin.
Baca Juga: Hasil MotoGP Thailand 2022: Miguel Oliveira Juara, Fabio Quartararo Tercecer
Sementara itu, Francesco Bagnaia menempati peringkat ketiga dengan menuai 16 poin. Tambahan poin itu, Bagnaia menempati masih belum bisa menembus posisi teratas di klasemen.
Bagnaia yang berada di posisi kedua kini mengoleksi 217 poin, dan terpaut dua angka dari Fabio Quartararo yang berada di puncak klasemen MotoGP 2022.
Sang pemimpin klasemen itu gagal meraih poin di balapan MotoGP Thailand setelah finis di luar posisi 15 besar.
Sementara Aleix Espargaro (Aprilia) yang finis di urutan ke-11 mendapat tambahan lima poin, dan kini mengoleksi 199 angka.
Aleix Espargaro masih berada di peringkat tiga besar, menguntit Quartararo, dan Bagnaia. Tepat di bawahnya, ada Enea Bastianini (Gresini Racing) yang mendapat 10 poin tambahan, menjadi 180 angka.
Jack Miller melengkapi posisi lima besar, dengan tambahan 20 poin. Ia kini mengoleksi 179 angka di papan klasemen MotoGP 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah