Pada tahun 1999 itu, Dedi Mulyadi mengaku tidak di kontrakan di sebuah perumahan Perum Sadang Sari, dan waktu itu Aa masih dalam kandung seorang ibu.
"Karena saya hidupnya mandiri, masih dalam keadaan di kantor, Aa (Maula Akbar) pun masih dalam kandungan seorang ibu, yang ibunya itu dengan saya (hidup) bersama sejak saya kuliah di STH dan menjadi aktivis, Ketua Cabang HMI Purwakarta," kata dia.
Kemudian Dedi Mulyadi mengatakan, dalam perjalanan proses kehamilan ibunya Aa ini mengalami sakit.
"Waktu itu ketika saya selesai dilantik menjadi anggota DPRD Kabupaten Purwakarta, dilantik itu bulan Agustus, Aa dilahirkan 4 November 1999, berarti jaraknya empat bulan," kata dia.
Dedi Mulyadi mengatakan, dilahirkannya di Rumah Sakit Bungsu, makanya ada kalimat bungsu.
"Setelah saya mengantarkan ke rumah sakit, saya pulang dulu sebentar dan ternyata sudah terlahir dengan baik Aa itu, yang seharusnya dilahirkan secara caesar," kata Kang Dedi.
Bukan tanpa alasan kang Dedi menyebutkan, bahwa Maula Akbar seharusnya dilahirkan secara caesar.
"Karena di rahimnya itu ada kanker, (Aa terlahir) dengan bobot hampir 4 kilogram beratnya," ungkap Dedi Mulyadi sambil tak kuasa menahan tangis.
Lalu Dedi Mulyadi mengaku, dari lahir sampai Aa di usia sekarang dirinya tidak pernah menceritakan peristiwa tersebut.
"Tapi baik Aa itu tidak pernah bertanya kepada saya, siapa ibunya? dan saya selalu menyimpan untuk tidak menyampaikan agar Aa tumbuh dengan baik, dan merasa biasa, merasa lengkap," kata Kang Dedi.
Dedi Mulyadi mengatakan, jika putra sulungnya memang sudah tahu banyak dan ia baru menceritakan kepada publik sekarang ini.
"Bahwa ibu Aa itu bernama Sri Widowati. Dia meninggal setelah 3 bulan kelahiran Aa. Dan ayah minta maaf pada Aa," kata kang Dedi.(*)
Sumber: YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
33 Kode Redeem FC Mobile 12 April 2026, Bonus Event Songkran dan Hadiah Sandy Walsh
-
Terpopuler: Shio Paling Hoki 12 April 2026, Top 7 Sepatu Lokal Senyaman Nike dan ASICS
-
Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor