SuaraSumedang.id - Series Kupu Malam yang dibintangi Michelle Ziudith, Lukman Sardi menyita perhatian publik.
Michelle Zudith berperan sebagai Laura sosok perempuan yang rela melacur guna bisa memberi nafkah kepada keluarga.
Dalam Series Kupu Malam, Saat menjadi PSK Laura mempunyai pelanggan bernama Arief yang diperankan Lukman Sardi.
Kupu Malam memiliki cerita tentang Sugar Daddy yang menerima pelayanan dari Laura yang lebih dikenal ayam kampus.
Meski menceritakan dunia dewasa tentu ada pesan moral yang ingin disampaikan kepada para penonton setianya.
Namun ada yang kurang sepakat jika ada pesan moral yang disampaikan, bahkan ada warganet berpendapat dari serial ini memunculkan bibit-bibit pemikiran jadi PSK merupakan satu-satunya jalan pintas untuk mengentas masalah ekonomi.
"Film (series) ini tuh jadi memunculkan bibit-bibit pemikiran menjadi lon** seperti ini lah contohnya," tulis warganet dengan akun @baisineha.
Ternyata pendapat akun tersebut dipicu lantaran adanya postingan TikTok seorang cewek yang ingin mencari sugar daddy selayaknya Arief Dirgantara.
"Cari yang spek Arief Dirgantara di mana ya? Tapi yang spek Arief Dirgantara mau nggak ya sama gue," bunyi caption dalam unggahan TikTok tersebut.
Baca Juga: 5 Ide Bisnis Natal dan Tahun Baru yang Menguntungkan, Tertarik Mencoba?
Namun tidak hanya satu orang yang menganggap jika series Kupu Malam dapat memunculkan stigma perempuan ingin kerja menjadi PSK selayaknya Laura dan memperoleh pelanggan yang seperti sosok Arief dalam film tersebut.
Namun pada kenyataannya mungkin tidak sesuai dengan harapan, bisa jadi kisah dalam Kupu Malam hanya cerita fiktif saja.
"Wkwk udah gue duga series ini buat banyak stigma cewek pengen kerja kayak si Laura, ngebayangin ketemu cowok kayak Arief Dirgantara yang ngasih Rp 500 juta. Padahal kalau real lifenya mana ada yang mau ngasih segitu, paling mentok Rp 500 ribu iya," komentar akun @ayaystark.
"Gegara tuh series, cewek-cewek MiChat (aplikasi) pada naikin harga, dan mau cowok yang kayak Pak Arief," tambah akun @Lee_160403.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Waktu Imsak Bandar Lampung 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa
-
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Pembangunan Flyover SKA Pekanbaru, Siapa?
-
Waktu Imsak Palembang 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam, Selasa 24 Februari 2026
-
Baru 3 Hari Lahir, Bayi Ini Diduga Ditawarkan Rp52 Juta di Palembang
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Imsakiyah Kota Blitar Selasa 24 Februari 2026, Bolehkah Makan dan Minum Setelah Imsak?
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Selasa 24 Februari 2026, Jangan Terlambat Sahur!