SuaraSumedang.id – Denny Ssmargo disomasi oleh keluarga Verry Irawan lantaran dituding telah menyebarkan video suami Venna Melinda di Youtube pribadinya.
Saat itu Denny Sumargo mengundang Verrel Bramasta dan adiknya yang merupakan anak dari Venna Melinda.
Lalu Verrel beberkan jika Ferry Irawan meminta maaf kepada sang Ibunda dengan mengirim sebuah video sambil menangis, tanpa adanya air mata.
Atas hal tersebut, keluarga Ferry Irawan menuding dari konten yang dibuat oleh Densu itu, video Ferry Irawan menjadi viral dan dianggap merugikan.
Pengacara kondang Hotman Paris pun angkat bicara soal somasi yang dilayangkan kepada Densu. Melalui akun instagram pribadinya @hotmanparisofficial, ia mengatakan bagi orang – orang yang disomasti tidka pelru takut.
Hotman menyarankan untuk datang kepada dirinya dan menawarkan bantuan pendampingan hukum secara gratis.
“Orang – orang yang disomasi enggak usah khawatir. Kalian datang ke gue,” kata Hotman.
“Gue bantu lo hadapin, gratis,” tambahnya.
Lalu Bang Hotman juga menyinggung soal video yang menjadi permasalahan Densu dengan keluarga Ferry Irawan.
Baca Juga: Tak Mau Pemilu Hanya Coblos Partai, PKS Merasa Perlu Bertemu Jokowi
Menurutnya, video yang ditayangkan itu tidka termasuk dalam pencemaran nama baik.
“Memposting suatu kenyataan yang bukan berita asusila bukanlah pencemaran nama baik,” tegas Hotman Paris dalm video itu.
Lantas ia memberikan perumpamaan serupa yang dilakoni oleh Ferry.
“Kalau misalkan saya nangis – nangis minta maaf kepada istriku atas perbuatanku dan itu di posting oleh siapapun, itu bukan pencemaran nama baik. Itu malah meningkatkan nama orang tersebut karena orang itu maun minta maaf,” bebernya.
Somasi yang dilakukan oleh keluarga Ferry terhadap Densu, diungkapkan oleh Sunan Klaijaga.
“Secara terbuka saya selaku kuasa hukum mewakili keluarga besar Ferry Irawan mensomasi saudara Denny Sumargo untuk segera membuat pemrintaan maaf dalam 3 x 24 jam kepada keluarga besar Ferry Irawan,” kata Sunan Kalijaga. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan