SuaraSumedang.id - Bersekolah ternyata tidak hanya belajar dan datang tepat waktu namun juga bisa eksplor berbagai hal unik, setidaknya di dalam game Sakura School Simulator.
Game Sakura School Simulator menjadi salah satu game simulasi terbaik karena banyak hal unik yang bisa didapatkan ketika memainkannya.
Tidak heran jika banyak sekali video YouTube yang membahas dan banyak konten lucu tentang uniknya game simulasi sekolah ini.
Namun, game ini ternyata masih memiliki bug di versi terbaru dan beberapa pemain menganggap bahwa versi lama yakni 0.96 masih lebih layak untuk dimainkan.
Ada beberapa alasan mengapa Sakura School Simulator 0.96 disebut – sebut sebagai versi terbaik dari game ini. Beberapa di antaranya yaitu:
· Versi lama lebih hemat ruang penyimpanan
· Lebih ringan saat dijalankan sehingga smartphone kentang sekalipun masih kuat untuk memainkannya
· Karena item dan fitur di dalamnya lebih sedikit dan lebih sederhana, bug atau error yang terjadi pun lebih sedikit
Meski demikian, ada beberapa kelemahan yang juga hadir di versi lama tersebut, terutama tentang fitur. Beberapa kelemahan ini adalah:
Baca Juga: Buk Renteng Jadi Korban Vandalisme Tujuh Pelajar, Pelaku Diminta Cat Ulang
· Tidak bisa diupdate secara otomatis
· Barang – barang yang tersedia di dalam game masih sedikit karena belum tersedia barang terbaru
· Tidak bisa mengikuti event khusus
· Keamanan akun tidak terjamin karena tingkat keamanannya lebih rendah dan belum diperbarui
Cara Download Sakura School Simulator
Game simulasi sekolah yang unik ini tersedia dengan gratis melalui marketplace Google Play Store sehingga akan lebih aman dan bisa mendapatkan versi resmi. Jika ingin memainkannya, download Sakura School Simulator melalui link resmi di bawah ini:
https://play.google.com/store/apps/details?id=jp.garud.ssimulator
Demikianlah ulasan mengenai game Sakura School Simulator 0.96. Selamat bermain!
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN