Latar belakang pemberontakan PETA karena adanya tindakan diskriminatif dari para prajurit Jepang kepada anggota PETA.
Sehingga, pasukan PETA marah karena sudah membuat banyak rakyat Indonesia yang menderita.
Pemberontakan PETA kepada militer Jepang ini ditandai dengan adanya tembakan ke arah Hotel Sakura, di mana tempat tinggal para pemimpin Jepang di Blitar, Jawa Timur.
Selain itu, markas Kempetai juga ikut ditembak dengan senapan. Aksi lainnya, seorang Chudancho PETA merobek poster bertuliskan 'Indonesia Akan Merdeka', dan mengganti dengan tulisan berbunyi 'Indonesia Sudah Merdeka'.
Sayangnya, pemberontakan PETA pada saat itu tidak berjalan dengan baik sesuai rencana. Supriyadi tidak berhasil menggerakan satuan lain untuk melakukan pemberontakan.
Alhasil, beberapa kesatuan PETA lain kembali kepada kesatuan masing-masing, setelah seruan Jepang yang memerintahkan PETA untuk mundur.
Pasukan PETA yang kembali justru ditahan, ditangkap, dan disiksa oleh polisi Jepang. Pasukan PETA berkurang setengah untuk melakukan pemberontakan.
Pasukan yang setia memberontak membuat pertahanan di Distrik Pare dan lereng Gunung Kawi.(*)
Baca Juga: Ayu Aulia Sebut Berhubungan Seks Dengan Pacar Pakai Kondom Enggak Enak, Padahal Risikonya Berbahaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona
-
Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Jepang Juara Piala Dunia 2026? Deretan Rekor Samurai Biru Usai Tebas Tunisia
-
Frenkie de Jong Dihujani Kritik Usai Belanda Menang 5-1 Van Dijk Pasang Badan
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Aksi Bersih-bersih Suporter Jepang Dianggap Munafik, Hajime Moriyasu Sampai Buka Suara
-
Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499