SuaraSumedang.Id – Sejumlah pengusaha kosan di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjerit.
Mereka juga melihat masa depan usaha kosan, tidak akan seperti diharapkan.
“Saya dan juga yang lainnya, sekarang tidak tahu apa yang harus dilakukan,” kata Nanang, seorang pengusaha kos kosan ketika ditemui SuaraSumedang.Id, baru-baru ini.
“Saya sudah merencanakan untuk menjual kos-kosan milik keluarga ini,” jelas Aini, pengusaha kos-kosan lainnya.
Seperti diketahui, pada tahun 80-an hingga 90-an, usaha kos-kosan di Jatinangor yang sangat marak seiring dengan berdirinya sejumlah perguruan tinggi, cukup menggiurkan.
Warga yang membangun kosan di sekitar rumahnya, bisa mendapatkan penghasilan yang lumayan, saat itu.
“Saya bisa kuliah hingga tamat juga karena orang tua saya membangun kosan mahasiswa,” kata Nanang.
Jangan heran, jika warga Jatinangor yang kebetulan punya lahan dan punya sedikit modal, sengaja membangun kosan-kosan sederhana untuk mahasiswa.
Warga saat itu memanfaatkan banyaknya mahasiswa yang berdatangan ke Jatinangor untuk kuliah, baik di perguruan tinggi negeri seperti Unpad, ITB, IPDN (dulu STPDN), maupun swasta (IKOPIN).
Warga yang membangun kos-kosan, bukan hanya di sekitar kampus saja, tetapi tak sedikit juga yang tinggal agak jauh dari kampus seperti Cileles, Cikuda dan yang lainnya, tetapi masih masuk wilayah Jatinangor (dulu Cikeruh).
“Keluarga saya pernah punya kos-kosan di Cileles, ternyata banyak selalu penuh juga,” kata Aini.
Jelasnya, kata Nanang dan Aini, punya kosan pada tahun 80-an hingga 90-an itu menggiurkan. Bahkan, tak sedikit yang bisa berangkat Haji, berkasa usaha tersebut.
Terpukul apartemen
Akan tetapi, menurut mereka, menginjak tahun 2000 hingga sekarang, usaha kos-kosan di Jatinangor mulai meredup. Hasilnya tidak seperti tahun 80-an hingga 90-an lagi.
Penyebabnya, di Jatinangor, mulai berdiri apartemen yang ternyata menyasar mahasiswa juga, terutama mahasiswa dari kalangan atas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Temuan Senjata Api di Sekolah Jaksel Harus Diusut, Dalih Ekstrakurikuler Dipertanyakan
-
Rekor Pertemuan Singapura vs Timnas Indonesia: Garuda Unggul, tapi Punya Catatan Buruk di Piala AFF
-
Puluhan Tahun Menanti, Jalan Strategis di Nias Utara Akhirnya Diaspal Era Gubernur Bobby
-
Permintaan Global Loyo, Harga Acuan CPO Ambles di Agustus 2026
-
Geger 995 Senjata Api di Sekolah Jaksel, Komisi III DPR Desak Polisi Bongkar Jaringan Pelaku
-
Heboh Surat Presiden ke DPR soal Pergantian Kapolri Listyo, Begini Kata Habiburokhman
-
Calon Senator AS Muslim Pertama, Bagaimana Abdul El-Sayed Bisa Menang?
-
Antusiasme Pengunjung GIIAS 2026 Jajal Fitur Teknologi Suzuki XL7 Terbaru
-
CoComelon: The Movie Rilis Trailer Perdana, JJ Cs Siap Berpetualang
-
Sempat Dibantah Keluarga, Polisi Tegaskan Wanita di Medan Tewas Bunuh Diri Pakai Senpi