SuaraSumedang.Id - H. Aripin, Ketua DPRD Luwu Timur (Lutim) yang video menolak salaman warga menjadi viral, menyampaikan sampah janji ketika dilantik jadi pimpinan dewan, 27 Januari 2022.
Sekedar diketahui, Aripin menjadi Ketua DPRD Lutim menggantikan H. Amram Syam yang meninggal dunia.
Dengan demikian, Aripin menempati posisi Ketua DPRD Lutim dengan posisi pejabat pengganti antar waktu (PAW).
Dikutip dari laman Pemkab Luwu Timur, Aripin diangkat jadi ketua dewan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan Nomor 127/I/Tahun 2022, Tentang Peresmian Pengangkatan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur (Lutim) Sisa Masa Jabatan Tahun 2019-2024.
Nah usai ditetapkan sebagai ketua dewan, Aripin kemudian menyampaikan beberapa hal, termasuk sikapnya kepada masyarakat.
Aripin antara lain menjelaskan bahwa tugas yang diembannya setelah jadi ketua dewan, tidak hanya dipertanggung jawabkan kepada Allah, tetapi juga kepada masyarakat.
“Ini mengandung makna bahwa tugas diberikan kepada kami tidak hanya dipertanggung jawabkan kepada Allah, tetapi juga kepada bangsa dan negara serta masyarakat kabupaten Luwu Timur pada khususnya,” katanya.
Pada kesempatan itu, Aripin juga meminta dukungan dari rekannya di DPRD Lutim dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Dukungan itu diperlukan agar aktifitas Pemerintahan berjalan dengan baik.
Baca Juga: Burundi Rilis Daftar Pemain untuk Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Matchday
“Sehingga, seluruh aktivitas Pemerintah dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang kita harapkan,” harapnya.
Sebelumnya, pimpinan DPRD Lutim itu mendadak viral. Ia viral karena dalam video yang tersebar luas, menolak salaman dengan warga.*
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air