SuaraSumedang.id - Masa tanggap darurat berakhir ini, sepekan setelah peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang.
Hari ini, Sabtu (11/3), hari terakhir batas tanggap darurat yang diberikan pihak PMI untuk warga yang masih tinggal di posko pengungsian PMI Jakarta Utara.
Terlihat pada kanal Youtube liputan6, warga yang berada di posko pengungsian masih terlihat melakukan aktifitas seperti makan siang dan juga beristirahat.
Mereka masih bertahan karena menunggu proses pencairan dana bantuan, yang pada awalnya jumlah total pengungsi mencapai 300 lebih, kini sudah berangsur turun menjadi 41 orang.
“Harapannya pengen cepat-cepat kelar. Supaya kita cepat dapat yang terbaik lagi,” kata Dida Rosida, salah satu pengungsi korban kebakaran Depo Plumpang.
Dikutip Suara Sumedang pada kanal YouTube Liputan6 pada Sabtu (11/3/2023), 5,6 juta rupiah adalah dana yang ditunggu oleh warga.
Dari total dana 5,6 juta rupiah tersebut, 3,6 juta rupiah ini untuk digunakan menyewa rumah kontrakan selama 3 bulan ke depan, dan 2 juta rupiah nantinya akan digunakan untuk penunjangan kehidupan sehari-hari mereka di rumah kontrakan yang baru.
Untuk mempermudah proses pendataan dari petugas dan juga pemberian bantuan, warga disarankan untuk memilih lokasi rumah kontrakan di wilayah Jakarta Utara.(*)
Sumber: YouTube Liputan6
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional