SuaraSumedang.id - Satu mud berapa rupiah sih? Apakah anda masih bingung dengan takaran fidyah untuk mengganti puasa di bulan suci ramadhan?
Buya Yahya melalui channel Al-bahjah TV sampaikan penjelasan soal cara membayar fidyah bagi orang yang tidak berpuasa.
Lalu seorang muslim bertanya "Apakah takaran membayar fidyah manakah yang baik, membayar mentahnya atau menghidangkan matangnya atau bisakah dengan uang,".
Lalu Buya Yahya menjawab jika fidyah yang dibayarkan itu adalah satu hari satu mud, dengan penjelasn berikut ini.
"Fidyah yang dibayarkan adalah satu hari satu mud, segenggam makanan pokok yang kita makan, fidyah sama dengan dengan zakat fitrah yang kita makan. Kalau makannya beras," jelas Buya Yahya.
Lebih lanjut Buya menjelaskan takaran satu mud jika dirupakan makanan pokok.
"Segenggam artisnya 6 ons sampai 6,7 tujuh sebab ini ukuran para alim ulama satu mud itu berapa sih, ada yang mengatakan 5,9 ons, ada yang mengatakan 6 ada yang mengatakan 6,5 cuman pada akhirnya kita biasanya 6,7 kurang lebihnya seperti itu," tegasnya.
"Anggap saja 6 ons atau 6,7 ons, 7 ons deh itu yang perlu kita berikan kepada orang fakir, dalam bentuk mentahnya, karena apa jangan ngatur anda barangnya orang," tambahnya lagi.
Bilapun ada yang ingin menggantinya dengan uang, itu diperbolehkan.
Baca Juga: 30 Twibbon Jumat Agung 2023 Terbaru, Unggah di WhatsApp, Facebook, dan Instagram
"Adapun diganti dengan uang adalah berasal dari madzhab Hanafi dan yang lainnya, para alim ulama memperbolehkan, bisa diganti dengan uang tidak perlu dimasak, mungkin ini lebih bermaslahat," kata Buya Yahya.(*)
Berita Terkait
-
Buya Yahya Bagaimana Baiknya Keuangan Keluarga Dikelola Suami atau Istri, Simak Penjelasannya
-
Psikolog Ingatkan Orangtua, Ajarkan Anak Berpuasa Harus Dilakukan dengan Riang Gembira
-
Hubungan Intim di Bulan Ramadhan Juga Berpahala Lho, Ini Deretan Dalilnya
-
Sosok Jaouen Hadjam, Pemain Muslim Liga Prancis Dicoret Karena Puasa
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total
-
UMKM Desa Dibidik Naik Kelas dengan Energi CNG
-
Ribuan Warga Padati Halaman Kantor Gubernur, Bersholawat dan Doa Bersama untuk Korban Bencana NTT
-
BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT
-
Kos di Tebet Terbakar Dini Hari: 4 Orang Tewas, Pemicu Korsleting Mesin Fotokopi
-
Polisi Selidiki Bentrokan Berdarah Kelompok Perguruan Silat di Rejotangan Tulungagung
-
Anime ONE PIECE Resmi Umumkan Dua Film Baru yang Tayang pada 2027 dan 2029
-
Harga Emas di Pegadaian 24 Agustus Kompak Meroket
-
17 Pesawat dan 1.500 Prajurit Tambahan Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan
-
IHSG Diborong Asing, Cek Saham-saham Rekomendasi Pengamat Hari Ini