SuaraSumedang.id - Memanas, Arteria Dahlan sempat mengancam akan memperkarakan Mahfud MD dalam rapat DPR Komisi III, atas ucapan Menko Polhukam yang dinilai terlalu keras.
Beberapa waktu yang lalu, telah berlangsung rapat DPR Komisi III dengan Mahfud MD selaku Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia.
Keadaan semakin memanas, Arteria Dahlan ungkap tak segan - segan akan perkarakan Mahfud MD, atas ucapannya yang dinilai telah menyinggung anggota DPR.
Nama Arteria Dahlan akhir - akhir ini menjadi ramai diperbincangkan publik.
Dengan lantang, ia meminta Mahfud MD untuk cabut ucapannya yang dinilai terlalu kasar untuk anggota DPR.
"Prof begitu keras, DPR itu keras padahal markus minta proyek, prof harus cabut itu," kata Arteria Dahlan, dikutip dari short video Youtube @santribajang1382, Selasa (4/4/2023).
"Saya minta prof cabut, banyak keluarga - keluarga kami prof, saya ini dari awal tidak setuju jadi anggota DPR, ngapain kamu hidup sudah begini, tapi dengar begini jangan - jangan orang anggota DPR kayak yang seperti prof katakan, saya minta ini prof cabut, atau saya akan perkarakan ini," ucapanya lagi dalam rapat DPR Komisi III dengan Menkopolhukam.
Tak takut dengan ancaman Arteria Dahlan, Mahfud MD berikan jawaban menohok, lantaran ucapannya itu memang benar adanya.
"Lha itu jejak digitalnya masih ada saudara, jejak digitalnya masih ada, makannya saya memberi ilustrasi hati - hati gitu, oleh sebab itu saya tidak akan cabut, bukan DPR yang sekarang tapi DPR yang lalu," kata Mahfud MD.
Baca Juga: Serasa Bestie, 5 Idol K-Pop Papan Atas Ini Hadir Langsung di Konser Red Velvet
"Saya tidak terlalu bodoh untuk menyebut DPR sekarang meskipun misalnya ada ndak mungkin dong," jelasnya.
Begitulah jawaban Mahfud MD yang diancam akan diperkarakan oleh Arteria Dahlan anggota DPR Komisi III.(*)
Berita Terkait
-
Arteria Dahlan Ancam Mahfud Md, Ucapan Gus Dur Tentang DPR Kini Viral Lagi
-
Mahfud MD : Ada yang Berteriak Bubarkan Parpol dan DPR
-
Ancam Perkarakan Mahfud MD, Arteria Dahlan Keciduk 'Hilang' dari Hal Ini
-
Mengintip Kekayaan Heru Pambudi yang Disebut Mahfud Soal Transaksi Rp189 T, Setahun Naik Rp 4 Miliar!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam