SUARASUMEDANG - Para pemudik yang akan mudik untuk merayakan Lebaran 1444 H di kampung halaman, dihimbau untuk hati-hati.
Demikian pula ketika pemudik akan balik lagi ke kota setelah berlebaran di kampung halaman,
Himbauan untuk hati-hati saat mudik tersebut disampaikan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati di Jakarta, Senin 10 April 2023.
Adapun penyebabnya, karena ketika musim mudik tiba, ada potensi munculnya cuaca ekstrem yang tidak diharapkan.
Dwikorita menjelaskan, berdasarkan pengamatan pihaknya, cuaca ekstrem itu, berupa hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat, akan terjadi selama periode 15-21 April.
Wilayah tersebut, menurut perkiraan, yakni Aceh, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Papua.
Walau tidak seekstrem di lima wilayah lain, beberapa wilayah berikut juga harus meningkatkan kewaspadaannya.
Yakni di Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jabodetabek, Jawa Timur. Berikutnya Yogyakarta, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua Barat.
Dwikorita selanjut menjelaskan, cuaca ekstrim juga akan terjadi pada periode 22-28 April di daerah yang disebutkan tadi.
Baca Juga: Momen Presiden Jokowi Kenalkan Mendag Zulhas, Warga Malah Teriak Ganjar
Saat arus balik juga kemungkinan masih muncul cuara ekstrem, dari 29 April hiingga 5 Mei.
"Wilayahnya yaitu Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua,” ujar Dwikorita.
Demikianlah info mudik terkair cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga