/
Minggu, 16 April 2023 | 14:49 WIB
Masjid Agung Tegalkalong Sumedang ((tangkap layar YouTube Wahyudin Atta Channel))

SUARASUMEDANG -  Kabupaten Sumedang punya sejarah kelam ketika Idul Fitri atau Lebaran jatuh pada hari Jumat.

Karena sejarah tersebut, ketika masih berbentuk kerajaan, raja Sumedang selalu menghindari solat Idul Fitri di dayeuh Sumedang.

Menurut informasi, beberapa Bupati Sumedang pun, pernah ada yang menghindari solat Idul Fitri di masjid Agung Sumedang, jika kebetulan Idul Fitri jatuh pada hari Jumat.

Apakah untuk menghindari hal yang tidak terduga? Entahlah.

Yang pasti, menurut keterangan Bah Aka (82), budayawan asal Desa Pasigaran Kecamatan Tanjungsari, Sumedang, dulu memang pernah ada kejadian menimpa Sumedang, ketika Idul Fitril jatuh pada hari Jumat.

Sejarah itu terjadi di mesjid Agung Sumedang waktu itu, yakni di  Mesjid Agung Tegalkalong,di lingkungan Kelurahan Talun, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.

Kejadiannya tercatat pada tanggal 16 Nopember 1786, tepat pada hari Lebaran atau Idul Fitri.

Ketika itu sejumlah petinggi kerajaan Sumedang sedang melakukan solat Idul Fitri.

Mereka antara lain Pangeran Tumenggung Tegal Kalong (Rd. Aria Kusumah) adik Pangeran Soeriadiwangsa (Rangga Gempol), Rd. Aria Sacapati, Rd. Mas Alom, Jagasatroe Santapoera, Rd, Dipa, dan NM Bajoen serta yang lainnya, termasuk masyarakat,

Baca Juga: Viral Kepala Dinkes Lampung Pamer Tas Hermes Rp163 Juta, Gajinya 'Cuma' Rp5 Juta

Ketika sedang khusyuk beribadah, tiba-tiba ada serangan dari tentara Kesultanan Banten yang dipimpin Cilik Widara (Ngabehi Satjaparana) dan Tjakrajoeda (Gagak Pranala).

Serangan itu berakibat fatal bagi Sumedang.

Beberapa pejabat kerajaan Sumedang dan menak lainnya menjadi korban serangan.

Di antaranya Pangeran Tumenggung Tegal Kalong (Rd. Aria Kusumah) adik Pangeran Soeriadiwangsa (Rangga Gempol), Rd. Aria Sacapati, Rd. Mas Alom, Jagasatroe Santapoera, Rd, Dipa, NM Bajoen dan sebagainya.

Itulah sejarah kelam Sumedang tersebut.

Karena ada serangan saat Idul Fitri hari Jumat, selama beberapa periode kerajaan Sumedang dan Kabupaten Sumedang, raja dan Bupatinya tak pernah solat Idul Fitri di masjid Agung Sumedang, tetapi menyingkir di mesjid lain di luar kota. 

Load More