SUARASUMEDANG - Sejarah Sumedang mencatat bahwa Pengeran Geusan Ulun terpaksa membawa Ratu Harisbaya dari Cirebon yang sudah bersuami.
Pangeran Geusan Ulun membawa Ratu Harisbaya tidak sendirian, tetapi dengan Embah Jaya Perkasa dan tiga kandaga lante (patih) lainnya, yakni Batara Dipati Wiradijaya (Embah Nangganan), Sanghiyang Kondanghapa dan Batara Pancar Buana.
Menurut sebuah keterangan, Pangeran Geusan Ulun berani dan terpaksa membawa Ratu Harisbaya, konon, karena sang ratu memaksa ingin dibawa ke Sumedang.
Jika tidak dibawa, sang ratu akan bunuh diri.
Tetapi, benarkah demikian?
Entahlah. Yang pasti, catatan sejajarah Sumedang tersebut selalu menarik untuk dibaca dan diceritakan ulang..
Pulang dari Demak
Kisahnya, menurut cerita yang berkembang seperti yang ditulis E Kosmajadi dalam "Sejarah Sumedang", bermula dari keberangkatan Prabu Geusan Ulun ke Demak bersama Embah Jaya Perkasa dan tiga patih lainnya.
Tujuannya, untuk berguru dan memperdalam pengetahuan soal agama Islam.
Baca Juga: Venna Melinda Ngaku Bersyukur Ditimpa Kasus KDRT: Aku Jadi Enggak Takut Apapun
Singkat cerita, setelah selesai belajar agama, Prabu Geusan Ulun pulang kembali ke Sumedang. Namun sebelumnya, mampir dulu ke Panembahan Ratu, Cirebon yang masih kerabat.
Panembahan Ratu dan keluarga keraton menyambut kehadiran Prabu Geusan Ulun tersebut.
Panembahan Ratu dan kerabat, konon, sangat terpesona dengan Geusan Ulun. Raja Sumedang itu digambarkan sangat berwibawa, ramah, sopan, dan juga tampan.
Termasuk yang terpesona dengan ketampanan dan wibawa Prabu Geusan Ulun adalah prameswari Panembahan Ratu bernama Ratu Harisbaya.
Bahkan, Ratu Harisbaya, saking terpesonanya, sampai lupa sudah punya suami. Ia jatuh cinta bahkan cinta mati kepada Prabu Geusan Ulun.
Dan ketika Prabu Geusan Ulun pamitan, Ratu Harisbaya diam-diam menyampaikan niatnya untuk ikut ke Sumedang. Jika tidak dibawa, Ratu yang sedang hamil itu, akan bunuh diri!
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Harga Motor Matic Maret 2026, Ada Honda, Suzuki, hingga Yamaha Fazzio Hybrid Special Edition
-
Imsak Palembang 6 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Sahur dan Buka Puasa Hari Ini
-
Pasutri di Banten Ditangkap! Jual Remaja Lewat MiChat dengan Modus Janji Kerja Restoran
-
Imsak Bandar Lampung Hari Ini 6 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Sahur dan Maghrib
-
Kebakaran Mencekam di Bogor: 3 Rumah Hangus, Satu Balita Dikabarkan Meninggal Dunia
-
Jatuh Tertimpa Tangga! Kalah dari Getafe, 3 Pemain Real Madrid Dijatuhi Sanksi Berat
-
Cari ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Lampung? Ini Lokasi yang Bisa Dicoba
-
Pelatih Brighton Tuding Arsenal Lakukan Cara Haram untuk Raih Kemenangan
-
Tanpa Pandang Bulu, Bupati Cianjur Pastikan Pekerja Migran Ilegal di Timur Tengah Ikut Dievakuasi
-
Imsak Jakarta Hari Ini 6 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Sahur dan Maghrib