Suara SUMEDANG – Penetapan jadwal Hari Raya Lebaran atau Idul Fitri 1 Syawal 2023 berpotensi berbeda, begini penjelasan menuruh Muhammadiyah.
Seringkali hari raya Idul Fitri antara Muhammadiyah dan pemerintah kerap terjadi perbedaan.
Idul Fitri 1444 H kali ini juga diprediksi akan ada perbedaan antara pemerintah dan Muhammadiyah.
Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1444 H jatuh pada Jumat (21/4/2023), sedangkan pemerintah pada keesokan harinya, Sabtu (22/4/2023).
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Syamsul Anwar mengungkap potensi perbedaan tersebut bukan hanya pada waktu Syawal saja, namun juga pada waktu Dzulhijah.
Perbedaan penetapan jadwal Idul Fitri 1444 H tersebut biasanya didasari pada pengamatan posisi hilal atau bulan sabit dengan kriteria yang berbeda baik dari Muhammadiyah maupun pemerintah.
“Menurut kriteria MABIMS, tinggi bulan sekurang-kurangnya 3 derajat dan elongasi, yaitu jarak bulan dan matahari itu 6,4 derajat. Nah, itu belum terpenuhi. Untuk dapat dilihat, itu kriteria MABIMS untuk hilal harus dapat dilihat,” ungkap Syamsul Anwar dikutip Selasa (18/4) pada Twitter @muhammadiyah.
Karena hilal belum dapat dilihat, berarti kriteria tidak terpenuhi, sehingga bulan baru terjadi pada lusa.
Syamsul Anwar juga menegaskan bahwa penetapan Idul Fitri 1444 H ini berdasarkan posisi geometris matahari-bumi-bulan.
Baca Juga: KPK Fasilitasi Keluarga Tahanan Korupsi Berkunjung pada Idul Fitri, Ini 6 Persyaratannya
Sumber : Twitter/@muhammadiyah
Berita Terkait
-
Asa Menjadi PRT Infal Demi Cuan, Cerita Atminati Rela Tinggalkan Keluarga Saat Hari Raya
-
5 Makna Tradisi Sungkeman saat Lebaran, Apakah Wajib Dilakukan?
-
Mudik dengan Kapal Laut, Ini Tips Mudik Aman, Lancar dan Tak Mabuk di Jalan
-
3 Rekomendasi Baju Lebaran Kekinian untuk Wanita, Sudah Punya?
-
Buya Yahya Menjawab Soal Hukum Salat Idul Fitri di Rumah bagi Laki-laki atau Wanita
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata