SUARA SUMEDANG - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara resmi memberikan dukungan politiknya ke Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024.
Diketahui, hal itu diumumkan langsung oleh Plt Ketum PPP M Mardiono di kediamannya di Sleman, Yogyakarta, Rabu (26/4/2023).
Dengan keputusan tersebut, membuktikan bahwa Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri atas PPP, PAN dan Golkar mulai rapuh.
Sejalan dengan itu, Ketua Majelis Pertimbangan PPP Romahurmuziy menyebut Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas bersama Golkar dan PAN bisa saja bubar karena tak kunjung menentukan sosok capres cawapres.
"Bisa saja KIB nanti berbeda aspirasi ujungnya soal capres dan cawapres.
Makanya saat ini partai-partai KIB juga membuka komunikasi dengan parpol-parpol lain. Pekan lalu Partai Golkar jumpa NasDem," kata Romy kepada wartawan, Selasa (7/3/2023) lalu.
"Makanya PPP juga jumpai PDIP. Ke depan akan ada komunikasi-komunikasi lebih intens satu sama lain antar parpol. (Tapi) jangan digiring "berpotensi bubar"," katanya menambahkan
Bukan tanpa alasan, deklarasi Ganjar sebagai bacapres itu diputuskan berdasarkan hasil rapat pimpinan nasional (Rapimnas) PPP.
Lebih lanjut, keputusan yang diambil PPP menjadi bukti dari ucapan Romy, mengingat PPP resmi mendukung Ganjar tanpa keputusan bersama dari dua rekan partai koalisi yakni PAN dan Golkar.
Sementara itu, PAN dan Golkar hingga saat ini masih belum memutuskan kepada siapa mereka akan memberikan dukungan.
KIB Condong Ke Prabowo
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PAN, Fikri Yasin mengatakan, pihaknya tidak mempersoalkan keputusan PPP yang mendukung Ganjar di Pipres 2024.
"Ya bagus artinya mereka sudah final dengan siapa capresnya," kata Fikri, Rabu (26/4/2023).
Di lain sisi, Fikri pun mengaku bahwa sosok Ganjar sebelumnya memang sudah masuk radar capres potensial yang akan diusung PAN.
"Soal kaitan dengan kita, memang potensi capres kita awalnya Ganjar Pranowo tapi saat ini Prabowo juga masuk dalam kajian kita," kata Firki.
Meski begitu, PAN pun belum resmi menentukan siapa capres pilihan. Tetapi yang pasti namanya tidak jauh dari yang sudah beredar.
Berita Terkait
-
PPP Resmi Dukung Ganjar, Bukti KIB Koalisi Rapuh
-
Berpeluang Merapat ke PDIP, Politisi PAN Ingin Ganjar Berpasangan dengan Erick Thohir di Pilpres 2024
-
CEK FAKTA: Ahok Dipasangkan dengan Ganjar Pranowo di 2024, Surya Paloh dan Anies Ketar-ketir, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Ditunjuk Langsung oleh Jokowi dan Megawati, Mahfud MD Siap Jadi Cawapres Ganjar, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Resmi Jadi Capres PDIP, Ganjar Langsung Tunjuk Ahok Jadi Cawapres?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG