/
Minggu, 30 April 2023 | 17:21 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Instagram/@sandiuno)

SUARA SUMEDANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno usai keluar dari Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo Subianto, hingga kini masih mendapat sorotan publik.

Keputusannya keluar dari Gerindra itu menimbulkan spekulasi, soal arah politik Sandi yang diisukan akan menjadi Cawapres Ganjar Pranowo.

Terlepas dari itu, keputusan Sandi keluar dari Gerindra dan melepas jabatannya sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina itu diketahui sempat mendapat respons dari Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Ahmad Muzani sempat mengatakan bahwa pihaknya siap mengalahkan Sandiaga Uno di posisi apa pun nantinya.

Menanggapi itu, Sandiaga Uno dalam program acara Rosi yang dibawakan Rosiana Silalahi menjawab secara santai.

Dikatakan Sandiaga Uno, kompetisi dalam perpolitikan ini bisa saja hanya persoalan perbedaan pendapat.

Baginya kompetisi yang terjadi juga sangat mungkin berpeluang menjadi kolaborasi di kemudian hari.

"Ya kontestasi ini kan bagian dari pada kompetisi yang ujungnya berkolaborasi juga. Banyak yang menyampaikan, bertanding untuk bersanding," ujar Sandiaga Uno.

"Saya gak melihat kontestasi ini, kita memecah belah, langsung bermusuhan, enggak. Saya bilang bahwa kita mungkin berbeda pendapat," sambungnya.

Baca Juga: CEK FAKTA: Putri Anne dan Arya Saloka Segera Dianugerahi Anak Kedua, Respon Amanda Manopo Bikin Menohok, Benarkah?

Selain itu ia juga menekankan bahwa soal perbedaan ini juga telah disampaikan oleh Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

"Saya belajar dari Gerindra, dari Pak Prabowo bahwa kalau memiliki pemikiran lain, ya silahkan pintu di luar sana, silahkan pergi," kata Sandiaga Uno.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa perihal mundurnya dari Gerindra sudah selesai dan jadi bagian masa lalu.

"Menurut saya chapter (babak) ini sudah selesai, mari kita melangkah menatap masa depan," ujar Sandiaga Uno.(*)

Load More