SUARA SUMEDANG - Sebuah berita menyebutkan bahwa Jusuf Kalla terlibat dalam penolakan Ganjar Pranowo.
Selain itu Partai PPP dan Partai Hanura juga disebutkan melakukan penolakan pada Ganjar Pranowo dan mendukung Anies Baswedan.
Sumber kabar itu seperti diunggah oleh akun YouTube Jejak Politik dengan sampul depan terlihat gabungan potongan gambar Jusuf Kalla, kader Hanura dan PPP.
Pada sampul video terdapat teks 'DI KOMANDOI JUSUF KALLA'.
Teks lain bertuliskan 'PPP DAN HAMURA TOLAK GANJAR GUNCANGKAN JATENG DEMI USUNG ANIES'.
Selanjutnya video itu diberi judul 'JAWA TENGAH TOLAK GANJAR!! JUSUF KALLA HANURA DAN PPP BERSATU SUKSESKAN ANIES DI 2024'.
Lantas benarkah kabar Jusuf Kalla, PPP, dan Hanura mendukung Anies Baswedan dan ada penolakan pada Ganjar Pranowo tersebut?
Setelah video berdurasi 8 menit itu diputar, diketahui tak ada ungkapan atau informasi terkait Jusuf Kalla mendukung Anies Baswedan.
Isi video juga tak berisi penolakan PPP dan Hanura terhadap Ganjar Pranowo.
Sebaliknya isi video salah satunya menarasikan Ganjar Pranowo yang telah mendapat dukungan dari PPP dan Hanura.
Sebab itu baik isi video dengan teks pada sampul video yang mengaitkan dengan Anies Baswedan merupakan informasi berpotensi menyesatkan.
Dapat disimpulkan bahwa kabar Jusuf Kalla, PPP dan Hanura tolak Ganjar Pranowo dalam unggahan itu merupakan berita bohong, palsu atau Hoaks.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'