SUARA SUMEDANG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berencana akan menggelar sebuah kegiatan sosialisasi di Kabupaten Sumedang.
Acara yang digelar oleh BNPB itu bertajuk, Budaya Masyarakat Sadar Bencana yang rencananya akan dilangsungkan di Alun-alun Sumedang pada (8/7/2023).
Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno yang menyebut kegiatan tersebut akan dihadiri oleh Kepala BNPB beserta BPBD di wilayah Jabar.
Atang mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya memberikan sosialisasi terhadap masyarakat dan pentingnya kesadaran atas bahaya bencana.
“Karena Sumedang ini rawan bencana, sehingga masyarakat perlu diberikan pedidikan lebih terkait sadar bencana,” ucap Atang, dikutip Suara Sumedang (21/6/2023).
Lebih lanjut, Atang menjelaskan perencanaan kegiatan sosialisasi sadar bencana ini yang nantinya akan digelar dengan dipadukan dengan gelaran budaya dan kearifan lokal.
“Akan ada gelar budaya, artis-artis nasional, koreografi dimana isi pesannya agar bagaimana masyarakat lebih sadar bencana,” kata Atang.
Selain itu, Kata Atang akan dilaksanakan penanaman puluhan ribu pohon di seluruh Sumedang. Secara simbolis, penanaman akan dilangsungkan di wilayah Cimanggung.
“Kegiatan ini rehab rekon (RR). Karena Cimanggung pernah terjadi bencana besar,” ucapnya. (*)
Berita Terkait
-
Dua Orang Nenek Menyebrang Jalan Tol Cisumdawu, Netizen Sebut Tak Ada Akses Jalan untuk Petani
-
Wenny Ariani Sumringah ketika Cerita Reaksi Rezky Aditya Saat Tahu Dirinya Hamil: Bu Lucu Yah Kita Punya Anak
-
CEK FAKTA: Hari Ini, Arya Saloka Temani Amanda Manopo Kunjungi Tempat Favorit Dekat Lokasi Syuting Ikatan Cinta
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Pidato Pertama Usai Jadi Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
Terkini
-
Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan
-
Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran
-
Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua
-
Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla
-
Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus
-
Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polisi dan Pertanyakan HP yang Hilang
-
Dari Pracimantoro hingga Papua Membongkar Mitos Pembangunan Jawa-Sentris
-
Kualifikasi Piala Asia U-20 2026: Australia Bawa 3 Pemain Liga Inggris Hadapi Timnas Indonesia