/
Senin, 17 Juli 2023 | 06:00 WIB
Aji Santoso singgung soal masalah mentalitas pemain. ((ANTARA/ I.C.Senjaya))

SUARA SUMEDANG - Persebaya harus menelan pil pahit dalam laga tandang di pekan ketiga kompetisi Liga 1.

Tim Bajul Ijo mesti mengakui keunggulan dari PSIS Semarang.

Bermain di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (16/7). Anak asuh Aji Santoso kalah dengan skor akhir 2-0, kemenangan untuk PSIS.

Pertandingan Persebaya vs PSIS berlangsung ketat. Hal tersebut terbukti jalannya babak pertama kedua tim belum bisa memecah kebuntuan. 

Statistik juga menunjukan permainan babak pertama yang ketat, 53 persen ball possession 53 persen dan sisanya dikuasi oleh Persebaya.

Namun di babak kedua, tim Bajul Ijo mesti kebobolan dua gol. Carlos Fortes menjadi teror bagi Persebaya.

Dua gol yang berhasil disarangkan oleh Fortes, satu melalui titik penalti di menit ke-78 dan satu gol penentu kemenangan di cetak pada menit ke-90+3.

Tanggapi kekalahan tersebut, pelatih Persebaya itu menyebut masalah mentalitas pemain.

“Pertandingan berjalan cukup berimbang, hanya saja PSIS Semarang mentalitasnya naik setelah mencetak gol dan terbukti bisa cetak gol lagi,” ucap Aji Santoso, dikutip Suara Sumedang (17/7/2023).

Baca Juga: Bikin Melongok! Program Latihan Marselino Ferdinan di Liga 2 Belgia, Netizen langsung Bandingkan dengan di Indonesia

Aji menyebut jika kekalahan yang menimpa tim anak asuhnya, bukan karena komunikasi antar pemain di lapangan yang buruk. Melainkan, kurang efektifnya Sho Yamamoto CS dalam melakukan penyelesaian akhir.

“Kalau komunikasi sebetulnya tidak ada masalah, karena sekali lagi peluang kalau tidak dikonversi jadi gol, perlu saya cermati,” terang Aji.

Dari hasil pertandingan tersebut, kini Persebaya berada di peringkat  ke-7 klasemen sementara Liga 1. (*)

Load More