SUARA SUMEDANG - Persebaya harus menelan pil pahit dalam laga tandang di pekan ketiga kompetisi Liga 1.
Tim Bajul Ijo mesti mengakui keunggulan dari PSIS Semarang.
Bermain di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (16/7). Anak asuh Aji Santoso kalah dengan skor akhir 2-0, kemenangan untuk PSIS.
Pertandingan Persebaya vs PSIS berlangsung ketat. Hal tersebut terbukti jalannya babak pertama kedua tim belum bisa memecah kebuntuan.
Statistik juga menunjukan permainan babak pertama yang ketat, 53 persen ball possession 53 persen dan sisanya dikuasi oleh Persebaya.
Namun di babak kedua, tim Bajul Ijo mesti kebobolan dua gol. Carlos Fortes menjadi teror bagi Persebaya.
Dua gol yang berhasil disarangkan oleh Fortes, satu melalui titik penalti di menit ke-78 dan satu gol penentu kemenangan di cetak pada menit ke-90+3.
Tanggapi kekalahan tersebut, pelatih Persebaya itu menyebut masalah mentalitas pemain.
“Pertandingan berjalan cukup berimbang, hanya saja PSIS Semarang mentalitasnya naik setelah mencetak gol dan terbukti bisa cetak gol lagi,” ucap Aji Santoso, dikutip Suara Sumedang (17/7/2023).
Aji menyebut jika kekalahan yang menimpa tim anak asuhnya, bukan karena komunikasi antar pemain di lapangan yang buruk. Melainkan, kurang efektifnya Sho Yamamoto CS dalam melakukan penyelesaian akhir.
“Kalau komunikasi sebetulnya tidak ada masalah, karena sekali lagi peluang kalau tidak dikonversi jadi gol, perlu saya cermati,” terang Aji.
Dari hasil pertandingan tersebut, kini Persebaya berada di peringkat ke-7 klasemen sementara Liga 1. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Bikin Melongok! Program Latihan Marselino Ferdinan di Liga 2 Belgia, Netizen langsung Bandingkan dengan di Indonesia
-
Aji Santoso Pusing Striker Persebaya Masih Mandul, Kini Handalkan Winger Rp4,35 M
-
Aji Santoso, di Tengah Preskon PSIS Semarang vs Persebaya, Sempat-sempatnya Sentil Performa Persib di BRI Liga 1!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?