SUARA SUMEDANG – Sebelum laga lawan PSIS Semarang, Aji Santoso sempat senggung soal pertandingan Persib Bandung vs Dewa United.
Menurut Aji Santoso menilai skuad Persib Bandung dulunya terlihat lebih unggul dibanding dengan Dewa united kini berbanding kebalik.
“Persib Bandung dengan Dewa yang dulu begitu timpang, sekarang saya lihat justru sebaliknya. Persib nyaris kalah di kandang. Ini menunjukkan kompetisi kali ini jauh lebih ketat dan keras," ungkap eks pelatih Timnas.
Siap sangka dalam laga pekan ketiga BRI Liga 1 Persebaya yang bertindak sebagai tamu dalam laga lawan PSIS Semarang harus keok dengan skor akhir 2-0.
Usai laga pelatih asal Malang ini menuturkan jika pemain PSIS semarang mentalitasnya semakin naik.
"Pertandingan berjalan cukup berimbang hanya saja Semarang (PSIS) setelah mencetak gol mentalitasnya naik terbukti dia bisa cetak gol lagi,” ujar pelatih Persebaya seperti dikutip dari laman resmi Liga Indonesia Baru.
Kemudian ia kembali mengomentari lini serangnya yang mandul dengan peluang sedemikian banyak tak bisa cetak gol.
"Saya menyayangkan peluang-peluang gol tidak terjadi. Itu menjadi koreksi kami untuk berikutnya karena Brilian Aldama tadi 100 persen bisa gol tapi belum bisa cetak gol,” lanjut pelatih asal Malang.
“Kalau komunikasi sebenarnya tidak ada masalah karena sekali lagi peluang kalau tidak dikonversi jadi gol, ya perlu saya cermati,” ujar Aji Santoso.(*)
Baca Juga: Si Seksi Shinta Bachir Cerai! Sunan Kalijaga Ungkap Rahasia Tersembunyi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga
-
Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit